Dengar Lagi Podcast: Wajah Baru Sarinah hingga Mandalika Usai MotoGP

Anisa Indraini - detikFinance
Sabtu, 26 Mar 2022 07:30 WIB
Podcast: Buka-bukaan Wajah Baru Mandalika-Sarinah
Foto: Tim Infografis/Denny Putra
Jakarta -

Bisnis pariwisata babak belur dihantam pandemi COVID-19 selama dua tahun terakhir. Lahirnya holding pariwisata dan pendukung, PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney bisa jadi momentum bangkitnya kembali bisnis pariwisata Tanah Air.

Kepada detikcom, Direktur Utama InJourney Dony Oskaria buka-bukaan tentang misinya membawa anggota holding bisa untung kembali setelah dihantam COVID-19.

"Karena mereka (anggota holding) terdampak secara signifikan dari COVID-19, prioritas utama kami adalah memperbaiki secara fundamental. Tentu ini adalah finansial aspek yang kita lihat, kita perbaiki fundamentalnya supaya perusahaan ini siap menghadapi pasca COVID-19," kata Dony dalam podcast Tolak Miskin di Gedung Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (23/3) lalu.

Anggota holding BUMN pariwisata dan pendukung terdiri dari PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), PT Hotel Indonesia Natour (Persero), PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero), dan PT Sarinah (Persero).

detikcom juga secara bersamaan berbincang dengan Direktur Utama Sarinah Fetty Kwartati mengenai Sarinah yang baru. Dibukanya Gedung Sarinah yang sudah direnovasi dua tahun terakhir menjadi sinyal BUMN ritel dan perdagangan tersebut siap untung lagi.

Lalu bagaimana dengan kondisi, kesiapan, dan rencana bisnis anggota holding BUMN InJourney lainnya? Semua dibahas secara terang-terangan dalam episode Podcast Tolak Miskin terbaru: Buka-bukaan Wajah Baru Mandalika-Sarinah bersama Direktur Utama InJourney Dony Oskaria dan Direktur Utama PT Sarinah Fetty Kwartati.

Tonton obrolan lengkap dengan keduanya dalam podcast berikut ini.

(aid/fdl)