ADVERTISEMENT

Sarinah yang Baru 100% Lokal, McD Cs Nggak Ada Lagi!

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 28 Mar 2022 09:18 WIB
Mewah! Begini Penampakan Sarinah Usai Dibuka Lagi
Foto: Aldiansyah Nurrahman/detikcom
Jakarta -

Gedung Sarinah sudah beroperasi lagi sejak 21 Maret 2022 setelah direnovasi besar-besaran. Kini pusat perbelanjaan tertua di Jakarta itu diisi oleh 100% brand lokal.

Direktur Utama Sarinah Fetty Kwartati mengatakan saat ini baru 75% tenant yang buka dari 95% keseluruhan mitra. Jumlahnya akan terus bertambah sampai Juni diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Jadi kurang lebih sudah 95% terisi oleh para mitra dan tenant, yang sudah buka bersama-sama di soft launching (21 Maret) kira-kira 75%. Bertahap akan buka terus dan diharapkan Juni bisa diresmikan oleh Bapak Presiden dengan semua tenant sudah buka," kata Fetty dalam podcast Tolak Miskin di Gedung Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (23/3/2022).

Dengan hadirnya 100% produk lokal, maka gerai seperti McDonald's yang sebelumnya ada di sudut Sarinah dan semacamnya tidak akan ada lagi. Penutupan restoran itu pada 10 Mei 2020 sempat jadi perbincangan karena merupakan tempat tongkrongan 'sejuta umat'.

"100% lokal dari kuliner, tekstil, ritel. (McD) nggak ada lagi, nggak ada, (akan diisi dengan versi lokalnya) iya," tutur Fetty.

Pembukaan kembali Sarinah sekaligus menjadi transformasi dalam hal fisik bangunan dan juga konsep bisnis. Pihaknya mengusung tagline baru yakni 'panggung karya Indonesia'.

"Ini adalah panggung, tempat pentasnya makers, creators, producers, dan karya-karya unggulan di seluruh Indonesia ada di sini," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Dony Oskaria mengatakan di Sarinah baru juga akan ada Duty Free Shop yang terletak di lantai 4. Pihaknya sudah membuat joint venture company dengan Dufry sebagai operator.

"Jadi memang ada satu langkah besar yang dilakukan oleh Sarinah makanya tadi kita bilang BUMN tidak bisa hanya dilihat bottom line, itu penting tapi impact kepada negara tentu masyarakat harus menjadi prioritas," tutur bos holding BUMN pariwisata dan pendukung itu.

Dalam salah satu perjanjian, produk lokal yang ada di Sarinah juga bakal mejeng di seluruh toko duty free alias bebas pajak yang tersebar di seluruh dunia.

"Pertama kali nanti duty free shop-nya ada di sini lantai 4 di Sarinah Thamrin, kemudian ada di Denpasar International Airport. Berikutnya ada di Malaysia, Singapura, Hong Kong, baru nanti merambah ke Europe, Middle East, sama US," bebernya.

(aid/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT