Sri Mulyani Ungkap yang Paling Banyak Ikut Tax Amnesty II, Siapa Saja?

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 28 Mar 2022 18:45 WIB
Infografis Skema dan Tarif Tax Amnesty
Foto: Infografis detikcom/Fuad Hasim
Jakarta -

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat program pengungkapan sukarela telah dimanfaatkan oleh 29.260 wajib pajak per 28 Maret 2022. Otoritas telah menerbitkan 33.306 surat keterangan.

"Jumlah harta yang dideklarasikan Rp 44,6 triliun dan jumlah pajak yang dibayarkan untuk PPh Rp 4,55 triliun, dimana untuk deklarasi dalam negeri mencapai Rp 38,85 triliun dan yang diinvestasikan mencapai Rp 2,82 triliun," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN Edisi Maret 2022, Senin (28/3/2022).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu melanjutkan bahwa harta yang dideklarasikan namun tetap berada di luar negeri adalah Rp 2,95 triliun.

Peserta program tax amnesty jilid II ini mayoritas berasal dari wajib pajak dengan harta Rp 10 miliar ke bawah, dengan rincian harta di bawah Rp 10 juta 3,72%, Rp 10-100 juta 1,82%, Rp 100 juta-1 miliar 9,94%, Rp 1-10 miliar 40,63%, Rp 10-100 miliar 34,67%, Rp 100 miliar-1 triliun 8%, Rp 1-10 triliun 1,12%, dan di atas 10 triliun 0, 11%.

"Kita lihat mayoritas adalah mereka yang memiliki harta atau yang ikut dalam program pengungkapan ini yang diungkapkan hartanya ada di range antara Rp 1 sampai Rp 10 miliar, dan Rp 10 miliar hingga Rp 100 miliar," sebutnya.

Profesi peserta berasal dari berbagai sektor, paling banyak perdagangan besar dan eceran 34,1%, pegawai 45%, jasa perorangan lainnya 8,8%, sektor lainnya 7%, industri pengolahan 3,3%, dan jasa profesional 1,8%

"Ternyata banyak juga pegawai yang belum seluruhnya dalam hal ini menyampaikan, dan oleh karena itu mereka menggunakan kesempatan ini untuk melakukan pengungkapan sukarela dari kenaikan jumlah harta mereka yang diperoleh untuk periode sebelum 2016 dan antara 2016 hingga 2019," tambahnya.

(toy/dna)