Jurus Pengusaha Muda Genjot Penetrasi Ekonomi Syariah

Tim Detikcom - detikFinance
Rabu, 30 Mar 2022 10:05 WIB
Ketua BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Mardani H Maming
Foto: Ketua BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Mardani H Maming (istimewa)
Jakarta -

Pengusaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menggelar HIPMI Syariah Conference 2022. Acara ini dibuka dan diresmikan oleh Wakil Presiden (Wapres) RI KH Ma'ruf Amin di Istana Wakil Presiden.

Lewat program ini, pengusaha punya misi untuk mensosialisasikan aspek-aspek ekonomi syariah ke masyarakat khususnya calon pengusaha. Karena saat ini, literasi mengenai ekonomi syariah dinilai masih minim.

Dalam acara ini, nantinya para pengusaha akan melakukan roadshow keliling Indonesia untuk menyampaikan syi'ar ekonomi syariah khususnya kepada pengusaha muda se-Indonesia.

"Masa pandemi ini tidak mengurangi semangat jajaran HIPMI dalam turut berkontribusi bagi pembangunan ekonomi daerah dan nasional pada umumnya. Saya melihat bagaimana kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif, multiplier effectnya sudah sangat besar bagi perekonomian daerah," ujar Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Mardani H. Maming , dalam keterangan resminya, Jakarta, Rabu (30/3/2022).

Mardani Maming mengatakan, inisiasi HIPMI Syariah ini akan bersifat jangka panjang. Begitu pun dengan HIPMI Syariah Conference yang digagas dari Bidang Keuangan dan Perbankan BPP HIPMI, ke depannya akan menjadi gerakan yang berkelanjutan untuk membumikan ekonomi syariah.

"Saya bersyukur niat baik ini kini sudah didukung berbagai pihak mulai dari pemerintahan, BUMN, hingga swasta. Dan semoga dengan adanya HIPMI Syariah bisa menjadi jembatan untuk bangkit bersama untuk memulihkan ekonomi Indonesia," ucapnya.

Oleh karena itu, melalui HIPMI Goes to Pesantren dan Gerakan HIPMI SyariahPreneur Indonesia, Maming mendeklarasikan untuk mempersiapkan pengusaha-pengusaha muda yang ada di Indonesia.

"Yang mana organisasi HIPMI bisa bekerjasama dengan Nahdlatul Ulama (NU), yang organisasi terbesar di dunia, dan Kebetulan saya menjadi bendahara nya bisa bersinergi untuk bersama-sama membangun bangsa ini lebih maju ke depan," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP HIPMI Anggawira mengatakan, ekonomi syariah dipercaya menjadi salah satu instrumen penting dalam pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19. Dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi tersebut.

"Untuk itu, diperlukan peran aktif organisasi masyarakat untuk mendorong kemajuan umat dan ekonomi kerakyatan, sehingga dapat turut berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional agar melakukan perubahan dari usaha konvensional menjadi usaha berprinsip syariah. Kemudian juga bagaimana memigrasikan atau menghijrahkan yang sekarang masih berada di konvensional menjadi ke syariah, ini hal yang sedang kita bangun," tutur Anggawira.

Anggawira berharap, dengan hadirnya HIPMI SyariahPreneur mampu membawa kejayaan ekonomi Indonesia dan menghadirkan solusi bagi generasi muda bangsa untuk terus membangkitkan ekonomi dengan semangat keislaman untuk mencapai masyarakat adil dan makmur berbasis syariat islam berskala nasional dan internasional.

"Semoga acara ini dapat membawa manfaat untuk kita semua. Serta menjadi langkah nyata kita dalam membumikan bisnis berbasis syariah," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin mengatakan, prinsip ekonomi dan keuangan syariah sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan, serta dapat memberikan kontribusi bagi dunia dalam rangka mencari solusi berbagai permasalahan yang dialami negara-negara di dunia saat ini.

"Dengan dibukanya HIPMI Syariah Conference 2022 ini, saya harap dapat mencetak pengusaha-pengusaha muda yang mengamalkan kaidah ekonomi dan bisnis syariah," ujar Ma'ruf, saat membuka sekaligus meresmikan HIPMI Syariah Conference 2022, di Istana Wakil Presiden.



Simak Video "Belajar Bisnis Syariah"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/dna)