ADVERTISEMENT

Arief Rosyid yang Dipecat DMI Komisaris Bank Syariah Indonesia

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 02 Apr 2022 12:30 WIB
Arief Rosyid
Foto: dok. ariefrosyid.id
Jakarta -

Nama Arief Rosyid mendadak ramai diperbincangkan. Dia dipecat dari jabatannya sebagai Ketua Departemen Ekonomi Dewan Masjid Indonesia (DMI).

Pemecatan ini karena Arief diduga memalsukan tanda tangan Ketua Umum DMI Jusuf Kalla dan Jenderal Imam Addaruqutuni.

Berikut profil Arief Rosyid Hasan.

Arief diangkat menjadi Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 15 Desember 2020 dan efektif menjabat pada 1 Februari 2021.

Arief lahir di Ujung Pandang (sekarang Makassar) pada 1986. Dia menempuh pendidikan di Universitas Hasanuddin fakultas kedokteran gigi tahun 2010. Kemudian dia juga mengambil magister dari Universitas Indonesia Bidang Kebijakan Kesehatan tahun 2014.

Pada 2012 Arief pernah menjadi Tim National Health Account FKM UI Kementerian Kesehatan RI. Kemudian pada 2013-2015 dia menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam.

Selanjutnya Ketua Departemen Kaderisasi Pemuda dan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia 2017 - sekarang. Lal Dewan Penasihat Perkumpulan Suropati Syndicate tahun 2017 - sekarang.

Dia juga menjabat sebagai Komisaris PT Merial Media Utama tahun 2017-sekarang. Menjadi Pembina Yayasan ISYEF tahun 2018 sampai sekarang.

Kemudian menjadi Ketua Perkumpulan Aktivis Milenial tahun 2018 sampai sekarang. Lalu sekutu Pendiri MAR Consultant tahun 2018 sampai sekarang.

Selain itu dia juga menjadi Ketua Yayasan Menteng Muslim Center tahun 2018 sampai sekarang. Kemudian Komisaris PT Merial Insan Medika atau Merial Health tahun 2018 sampai sekarang. Serta menjadi anggota di Kemenpora Pokja Pelayanan Kepemudaan 2019 sampai sekarang.

Arief juga masih menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal BPP HIPMI tahun 2019 sampai sekarang. Sebelum di Bank Syariah Indonesia Arief juga pernah menjadi Komisaris di PT Bank Syariah Mandiri tahun 202-2021.

(kil/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT