Pengertian Transaksi: Fungsi, Jenis, Contoh serta Bukti Keuangannya

Kholida Qothrunnada - detikFinance
Jumat, 08 Apr 2022 14:55 WIB
Bekerja tidak sekedar transaksi ekonomi. Ada semangat dan kesukarelaan yang mendorong pekerjaan terasa lebih ringan namun tetap bermutu. Dalam bahasa sederhana, kerja ikhlas.
Ilustrasi Transaksi/Foto: AP Photo
Jakarta -

Transaksi adalah sebuah kesepakatan antara penjual dan pembeli dalam menukar barang atau jasanya. Pengertian transaksi adalah sebagai bagian dari aktivitas perusahaan, yang dilakukan baik pada perusahaan berskala besar, menengah ataupun kecil.

Dikutip dari Modul Kemdikbud Paket Keahlian Pemasaran SMK oleh Drs. Umar Said, transaksi perusahaan adalah aktivitas perusahaan yang menimbulkan perubahan terhadap posisi harta keuangan perusahaan. Posisi harta keuangan perusahaan itu seperti menjual, membeli, membayar gaji, membayar sewa, membayar asuransi serta membayar biaya-biaya lainnya.

Pada prinsipnya semua transaksi memerlukan bukti administrasi, tetapi tidak semua penjual dalam bertransaksi membuat bukti administrasinya. Administrasi transaksi adalah kegiatan pencatatan dan penyusunan data dan informasi keuangan secara sistematis.

Pengertian Transaksi

Apa itu transaksi? berikut adalah pengertian dan definisi transaksi menurut para ahli:

1. Skousen

Transaksi adalah pertukaran barang dan jasa antara baik individu, perusahaan, atau organisasi yang mempunyai pengaruh ekonomi atas bisnis.

2. Indra Basitian

Transaksi adalah pertemuan antara dua belah pihak (penjual dan pembeli) yang saling menguntungkan, dengan adanya bukti pendukung yang dimasukkan dalam jurnal setelah melalui pencatatan.

Fungsi Transaksi

Adapun fungsi transaksi adalah sebagai berikut:

  • Tempat untuk data informasi keuangan
  • Sasar pencatatan sistem akuntansi
  • Mengetahui informasi pihak yang bertanggung jawab atas adanya transaksi
  • Meminimalisir kemungkinan kesalahan laporan keuangan
  • Menghindari duplikasi dalam pengumpulan data keuangan

Jenis Transaksi

Dikutip dari buku Administrasi Transaksi oleh Binti Mahtumah, S.Pd., jenis transaksi keuangan menurut pihak yang melakukan dibedakan menjadi transaksi internal dan eksternal:

  • Transaksi internal adalah transaksi yang hanya melibatkan bagian bagian yang ada di dalam perusahaan.
  • Transaksi eksternal adalah transaksi yang melibatkan pihak luar perusahaan.

Transaksi menurut sumbernya dibedakan menjadi transaksi modal dan transaksi usaha:

  • Transaksi modal adalah transaksi yang bisa mempengaruhi struktur modal perusahaan. Contoh: setoran modal dan pengambilan pribadi (prive)
  • Transaksi usaha adalah transaksi yang berkaitan dengan operasional perusahaan. Contoh: pembelian barang perlengkapan dan peralatan.

Pelaku Transaksi

1. Pemberi Dana
Pemberi dana adalah pihak yang memberikan sejumlah uang atas kegiatan pembelian suatu produk barang atau jasa, berdasarkan kesepakatan transaksi.

2. Penerima Dana
Penerima dana adalah pihak yang menerima uang dari kegiatan transaksi. Para penerima dana akan menerima uang berdasarkan metode, jumlah, dan waktu pembayaran yang telah disepakati.

Alat Bukti Transaksi

Bukti transaksi adalah dokumen asli yang menjadi alat untuk mencatat seluruh transaksi yang telah terjadi. Mengutip buku 'Persamaan Dasar Akuntansi' karya Lia Mulyani, alat bukti transaksi adalah sebagai berikut:

  • Faktur
  • Kwitansi
  • Nota debet
  • Nota Kredit
  • Cek
  • Bilyet giro
  • Rekening koran

Demikian penjelasan tentang pengertian transaksi. Detikers, semakin paham kan apa yang dimaksud transaksi dan dan bukti transaksi?

(fdl/fdl)