Bikin Melongo! Raksasa Farmasi Pfizer Kasih Gaji Rp 17 M ke Bos Baru

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Rabu, 13 Apr 2022 19:30 WIB
FILE - In this Nov. 9, 2020, file photo, a general view of Pfizer Manufacturing Belgium in Puurs, Belgium. Pfizer and BioNTech say theyve won permission Wednesday, Dec. 2, 2020, for emergency use of their COVID-19 vaccine in Britain, the world’s first coronavirus shot that’s backed by rigorous science -- and a major step toward eventually ending the pandemic.(AP Photo/Virginia Mayo, File)
Pfizer/Foto: AP/Virginia Mayo
Jakarta -

Raksasa Farmasi Pfizer telah mengangkat David M. Denton sebagai Chief Financial Officer (CFO) dan Executive Vice President baru di perusahaan. Pengangkatan Denton sebagai CFO baru Pfizer ini akan efektif berlaku pada 2 Mei 2022 mendatang.

"David M. Denton akan bergabung dengan Perusahaan sebagai Chief Financial Officer (CFO) dan Executive Vice President efektif 2 Mei 2022. Mr. Denton akan menjadi anggota Tim Kepemimpinan Eksekutif Pfizer yang melapor kepada Ketua dan Chief Executive Officer, Albert Bourla," tulis Pfizer dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (13/4/2022).

Diketahui bahwa Delton sendiri merupakan mantan CFO dan Executive Vice President di perusahaan Lowe's Companies, Inc. Adapun Denton sendiri akan menggantikan Frank D'Amelio, CFO Pfizer yang baru-baru ini mengumumkan niatnya untuk meninggalkan perusahaan setelah 15 tahun berkarir.

"Denton memiliki lebih dari 25 tahun keahlian keuangan dan operasional, termasuk lebih dari 20 tahun di sektor perawatan kesehatan. Akibatnya, ia memberikan perspektif unik kepada Pfizer tentang peran pembayar, kebutuhan pasien, dan lanskap perawatan kesehatan yang berkembang pesat," jelas Pfizer lagi.

Sementara melansir dari Reuters, Rabu (13/4/2022), dikatakan bahwa saat bergabung David Denton akan mendapatkan gaji pokok tahunan sebesar US$ 1,25 juta atau setara Rp 17,87 miliar (Kurs Rp 14.300/dolar AS).

Selain itu jumlah yang sama akan diberikan kepada Denton sebagai peluang insentif tunai dalam target tahunan, meskipun ini akan pro-rated untuk tahun ini.

Tidak berhenti di sana, Denton yang secara resmi akan bergabung dengan perusahaan pembuat vaksin Covid-19 ini akan mendapatkan pembayaran satu kali sebesar US$ 5 juta (Rp 71,5 miliar) dan saham terbatas senilai US$ 3,25 juta (Rp 46,47 miliar).

Belum selesai, ia juga akan mendapatkan kredit senilai US$ 9,75 juta (Rp 139,42 miliar) melalui rencana tabungan tambahan perusahaan.

Kondisi ini sangat jauh berbeda saat Denton masih bekerja sebagai CFO di Lowe's. Diketahui bahwa gaji pokok Denton di Lowe's pada 2018 lalu sebesar US$ 925.000 (Rp 13,22 miliar), dengan peluang bonus 125% dari gaji pokoknya.

(fdl/fdl)