Syarat di Balik DPR Restui Pemerintah Selamatkan Garuda

ADVERTISEMENT

Syarat di Balik DPR Restui Pemerintah Selamatkan Garuda

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Jumat, 22 Apr 2022 19:45 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade dalam RDP dengan dirjen-dirjen Kemendag, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/3/2022).
Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade/Foto: Andre Rosiade. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Panja Komisi VI DPR IR bersama Menteri BUMN Erick Thohir sepakat untuk menyelamatkan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan rapat hari ini menghasilkan keputusan panja yang sudah disahkan di komisi perihal skema penyelamatan Garuda Indonesia.

"Hasil keputusan itu sudah kita sampaikan kepada pemerintah melalui Kementerian BUMN. Di mana DPR bersepakat untuk menyelamatkan Garuda," ujarnya kepada detikcom, Jumat (22/4/2022).

Andre mengungkapkan poin-poin skema penyelamatan Garuda Indonesia. Pertama, DPR sepakat akan memberikan PMN Rp 7,5 triliun.

Kedua, di luar itu, DPR juga meminta Garuda agar konsisten untuk melaksanakan business plan yang sudah disepakati, seperti rute, jumlah pesawat, dan jenis pesawat. Ia berpesan jangan sampai ke depan Garuda sudah selamat, tapi ada intervensi.

"Ketiga kita memahami bahwa Garuda butuh investor strategis. Mungkin saja ada privatisasi ke depan, tapi yang pasti saham pemerintah minimal 51% tuh harga mati," ungkapnya.

Keempat, DPR meminta diminimalisir pemutusan hubungan kerja (PHK) di Garuda Indonesia. Serta dipastikan hak-hak karyawan harus dipenuhi.

"Jadi harapan kami di panja maupun fraksi Gerindra bahwa 17 Mei nanti rakyat Indonesia berharap Garuda harus bisa diselamatkan. Votinganya kita harus menang di PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) nanti," pungkas Andre yang berasal dari Fraksi Gerindra ini.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT