Para Istri Mau Jadi Wanita Karier? Simak Tips Ampuh dari Bos Coca-Cola

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Sabtu, 23 Apr 2022 16:45 WIB
Direktur Public Affairs, Communications & Sustainability Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) Lucia Karina
Direktur Public Affairs, Communications & Sustainability Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) Lucia Karina/Foto: Dok. CCEP Indonesia
Jakarta -

Perempuan yang sudah menikah memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi wanita karier. Pilihan menjadi wanita karier sebaiknya dibicarakan dengan pasangan.

Merespons hal itu, Direktur Public Affairs, Communications & Sustainability Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) Lucia Karina membagikan tips bagaimana seorang istri bisa mendapat restu dari suami agar diperbolehkan berkarier.

Karina mengatakan caranya adalah dengan meyakinkan sang suami, bahwa sembari mengurus rumah tangga, seorang istri juga bisa bekerja.

"Ini kembali kepada komitmen sebetulnya, komitmen sejak awal waktu menikah dan komitmen untuk menjadikan pernikahan itu bukan hanya hubungan, bos dan anak buah, tetapi hubungan partners dan memang sih agak sulit kalau misalkan dari awal komitmen itu tidak dibentuk," katanya dalam wawancara bersama detikcom, ditulis Sabtu (23/4/2022).

Namun, ia memberi catatan, di lingkup masyarakat marjinal meminta restu suami itu lebih membutuhkan usaha lebih. Diperlukan edukasi massal ke masyarakat ini.

Pasalnya, menurutnya, di kelompok masyarakat marjinal ada anggapan suami itu pucuk pimpinan, sehingga jika suami bilang A maka itu harus menjadi A. Pada kasus ini perempuan tidak punya kesempatan berdiskusi.

Kemudian, untuk kelompok masyarakat middle up, ini lebih mudah. Selain penegasan komitmen langsung ke suami, sang istri bisa mendekati kerabat terdekat dan meminta mereka menjelaskan ke suaminya, bahwa ia bisa memegang urusan rumah tangga, meski menjadi wanita karier.

"Bisa kita dapatkan dukungan itu dari misalkan orang tua, kemudian dari mertua, kemudian dari saudara kandung dan ipar. Saya kenapa sebutkan ipar, ipar ini juga punya peran penting karena dia akan menjadi mediator kita pada saat harus berbicara kepada sang suami atau mertua dia akan berbicara kepada sang suami," ucapnya.

(ara/ara)