Naik Lagi! Utang Pemerintah Per Maret Jadi Rp 7.052 Triliun

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 25 Apr 2022 12:45 WIB
Utang Pemerintah
Foto: Andhika Akbarayansyah

Dalam hal ini pemerintah terus menempuh langkah strategis dan oportunistik, debt switch dan liability management untuk menjaga komposisi utang agar tetap optimal.

Transaksi debt switch atau penukaran 24 Maret 2022 dimenangkan Pemerintah senilai Rp 3,76 triliun. Hal ini demi mengantisipasi risiko global dan mengurangi risiko jatuh tempo.

Sementara transaksi liability management tanggal 29 Maret 2022 dengan skema Tender Offer, untuk membeli kembali sembilan seri Global Bond yang dimiliki investor, dengan tujuan lain yaitu penghematan biaya utang dari penurunan beban bunga.

Meski masih diliputi ketidakpastian, pemulihan ekonomi di tahun 2022 diperkirakan akan terus berlanjut. Pemerintah terus menjaga rasio utang, dengan mengedepankan pemanfaatan pembiayaan non utang, seperti optimalisasi pemanfaatan SAL sebagai buffer fiskal, serta implementasi SKB III dengan BI.

"Upaya lain yang dilakukan Pemerintah adalah melalui pembiayaan kreatif dan inovatif untuk pembiayaan Infrastruktur dengan mengedepankan kerjasama (partnership) berdasarkan konsep pembagian risiko yang fair. Instrumen dari pembiayaan kreatif ini terdiri atas PPP atau KPBU, Blended Financing serta SDG Indonesia One," jelasnya.



Simak Video "Jokowi Vs SBY: Siapa Paling Banyak Tambah Utang?"
[Gambas:Video 20detik]

(kil/das)