ADVERTISEMENT

Jasa Raharja Cairkan Rp 55 M ke Korban Kecelakaan Mudik

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 06 Mei 2022 06:26 WIB
ilustrasi kecelakaan mobil dan truk, tabrakan
Foto: Ilustrasi: Andhika Akbaryansyah
Jakarta -

Jasa Raharja telah mencairkan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran mencapai Rp 55,4 miliar. Jasa Raharja mencatat 2.673 kejadian kecelakaan sampai dengan per hari ini periode H-7 sampai H+3 (Kamis 5 Mei 2022).

"Kami telah menyerahkan santunan sebesar Rp 55,4 miliar dengan jumlah korban yang mendapatkan santunan adalah 476 orang korban meninggal dunia, dan 3.767 orang korban luka-luka yang masih dirawat di RS kami terbitkan surat jaminan melalui integrasi online dengan Rumah Sakit. Tentunya angka-angka tersebut menurun bila dibandingkan tahun 2019, dimana untuk korban meninggal dunia turun 66,6% dan korban luka-luka turun 48,8%," kata Direktur Utama Jasa Raharja Rivan Purwantono melalui siaran pers, Kamis (5/5/2022).

Dia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas penurunan angka kecelakaan lalu lintas pada periode H-7 sampai H+3 Lebaran 2022. Hal itu disampaikannya di sela-sela kunjungan peninjauan kesiapan Pos PAM Lebaran di Bawen dan Kalikangkung Semarang bersama dengan Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi.

"Kami apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja sama dan dukungan serta upaya yang telah dilakukan oleh pihak Kemenhub RI, Kementerian BUMN RI, Korlantas Polri, Pemerintah Daerah, Instansi/Lembaga terkait, serta BUMN, sehingga angka kecelakaan dapat dikendalikan lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, serta Program Mudik Aman Mudik Sehat Tahun 2022 dapat terselenggara dengan baik," jelasnya.

Masyarakat yang akan kembali ke Jakarta diimbau tetap berperan aktif dalam menjaga keamanan, keselamatan dan ketertiban dengan menaati peraturan yang berlaku, seperti rekayasa lalu lintas sistem ganjil-genap dan oneway atau juga contraflow.

Selain itu, diharapkan pemudik mempersiapkan segala keperluan perjalanan sebaik mungkin, tetap menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan.

"Khusus pemudik yang akan Kembali ke Jakarta dengan menggunakan kendaraan pribadi agar taati aturan rekayasa lalu lintas yang ditetapkan Pemerintah, baik itu sistem ganjil-genap dan oneway atau juga contraflow, walaupun angka kecelakaan peride Lebaran tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun 2019," tutur Rivan.

Selain itu, para pemudik diimbah mempersiapkan fisik sebaik mungkin, memanfaatkan fasilitas untuk beristirahat apabila lelah dan ngantuk pada memanfaatkan Pos Pelayanan Terpadu atau Rest Area serta melakukan pengecekan kondisi kendaraan yang digunakan sebelum berangkat.

"Pemerintah melalui sinergi dari berbagai instansi Polri, Kemenhub RI, Kementerian BUMN RI melalui Jasa Raharja dan BUMN lain yang terlibat langsung, terus melakukan upaya-upaya strategis agar masyarakat yang mudik dan kembali ke Jakarta dapat melakukan perjalanan secara aman dan sehat, sebagaimana arahan Bapak Presiden dapat betul-betul terwujud sebagai Mudik Aman Mudik Sehat yang memberi berkah untuk semua lapisan masyarakat," tutup Rivan.

(toy/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT