ADVERTISEMENT

Biden Bertemu Pimpinan Buruh, Starbucks 'Ngambek' Nih!

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Sabtu, 07 Mei 2022 09:30 WIB
Logo Starbucks
Starbucks/Foto: Ari Saputra

Starbucks Klaim Pegawai Ogah Gabung Serikat Pekerja

Starbucks menyatakan dalam suratnya bahwa perwakilan pegawai yang menghadiri pertemuan tersebut tidak menjelaskan kondisi sebenarnya bahwa menolak bergabung dengan serikat pekerja. Mitra yang dimaksud Starbucks mengacu pada barista dan karyawan lainnya.

Para pekerja di lebih dari 50 gerai Starbucks AS telah memilih untuk bergabung dengan Workers United, sementara di lima gerai memilih menentang serikat pekerja. Jumlah suara itu diambil dari sekitar 240 gerai Starbucks.

Artinya masih ada 200 gerai lagi yang belum menentukan pilihan. Workers United merupakan afiliasi dari Service Employees International Union.

"Kami memiliki visi yang jauh lebih positif untuk mitra dan perusahaan kami daripada Workers United," tegas Starbucks.

Workers United mencuit di Twitter pernyataan Garza terkait surat yang dilayangkan Starbucks, "Memilukan untuk membaca tanggapan Starbucks." Dia berkata bahwa merasa terhormat untuk mewakili semua mitra Starbucks pada pertemuan itu.

Sebagai informasi, pada pertemuan Kamis itu juga, Ketua Komite Anggaran Senat AS Bernie Sanders melakukan dengar pendapat tentang praktik perburuhan Amazon dan bulan lalu memuji karyawan Starbucks yang ingin berserikat.


(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT