Jeng jeng! Kapal Pesiar Diduga Terkait Putin Disita Italia

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Sabtu, 07 Mei 2022 16:30 WIB
Russian President Vladimir Putin greets people after his speech at the concert marking the eighth anniversary of the referendum on the state status of Crimea and Sevastopol and its reunification with Russia, in Moscow, Russia, Friday, March 18, 2022. (Ramil Sitdikov/Sputnik Pool Photo via AP)
Presiden Rusia Vladimir Putin/Foto: AP/Ramil Sitdikov
Jakarta -

Pemerintah Italia membekukan sebuah kapal pesiar yang disebut-sebut terkait Presiden Rusia Vladimir Putin. Kenapa nih?

Kementerian Keuangan Italia mengatakan dari penyelidikan ditemukan ada hubungan ekonomi dan bisnis yang signifikan antara pemilik kapal pesiar dengan pemerintah Rusia, serta dengan orang-orang yang menjadi sasaran sanksi atas pencaplokan Krimea oleh Moskow pada 2014 lalu.

Italia tidak menyebut nama Putin, tetapi berbagai laporan mengaitkan pemimpin Rusia itu dengan kapal tersebut. Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Keuangan mengatakan kepemilikan kapal pesiar ini telah lama berada di bawah perhatian pihak berwenang.

Kapal Superyacht Scheherazade berbendera Pulau Cayman ini panjangnya nyaris 460 kaki. Saat ini kapal itu ditambatkan di Marina di Carrara.

Mengutip CNBC, Sabtu (7/5/2022), upaya menyita kapal-kapal mewah ini datang ketika Barat mengintensifkan upaya untuk melacak, mengidentifikasi, dan menyita aset di seluruh dunia milik Rusia.

Pada Maret lalu, pemerintahan Amerika Serikat (AS) mengumumkan satuan tugas baru yang dijuluki KleptoCapture untuk menegakkan sanksi AS dan sekutu kepada para elit Rusia yang telah membantu membiayai perang tak beralasan Putin di Ukraina.

Diketahui penyitaan kapal ini juga dilakukan pihak berwenang Fiji yang menyita superyacht senilai US$ 300 juta atau setara Rp Rp 4,29 triliun (kurs Rp 14.300) milik oligarki Rusia, Suleiman Kerimov.

Kapal pesiar ini panjangnya hampir 350 kaki dan memiliki tata letak interior yang dapat menampung hingga 16 tamu di delapan kabin. Selain itu, kapal ini juga memiliki helipad.

Pada bulan lalu, pihak berwenang Jerman mengatakan telah menyita superyacht terbesar di dunia. Kapal itu memiliki hubungan dengan miliarder Rusia dan taipan bisnis, Alisher Usmanov.

Kapal pesiar Dilbar diambil dari nama ibu Usmanov, panjangnya lebih dari 500 kaki dan dilengkapi dengan dua helipad dan kolam renang dalam ruangan terbesar yang pernah ada di kapal pribadi. Departemen Keuangan memperkirakan kapal pesiar Usmanov bernilai sekitar US$ 735 juta atau Rp 10,5 triliun.

(ara/ara)