ADVERTISEMENT

Lockdown China Jadi Petaka Buat Adidas, Laba Anjlok Nyaris 40%!

Ilyas Fadhillah - detikFinance
Senin, 09 Mei 2022 11:38 WIB
Covid di China: Lockdown diperketat di Shanghai, pintu dipasang alarm, apa yang terjadi di sana?
Foto: BBC World
Jakarta -

Adidas mencatatkan laba bersih sebesar € 310 juta atau setara Rp 4,73 triliun (kurs Rp 15.281) di tiga bulan awal 2022. Jumlah ini turun 38% pada periode yang sama dibanding tahun lalu.

Menurut apparel asal Jerman ini, turunnya penjualan di China menjadi biang keladi dari anjloknya laba Adidas. Penjualan di China turun 35% akibat rantai pasok yang terganggu.

Belum berakhirnya strategi zero Covid-19 yang diterapkan Presiden China Xi Jinping membuat prospek bisnis Adidas di China yang menyumbang sekitar 20% dari penjualan perusahaan tahun lalu menjadi suram.

Akibat Lockdown beberapa toko di China harus tutup. Selain itu Adidas juga mencatatkan penurunan di beberapa bagian negara yang tidak terpengaruh secara langsung oleh pembatasan tersebut.

"Pendapatan di China sekarang diperkirakan menurun secara signifikan pada 2022," kata Adidas dalam sebuah pernyataan dikutip dari CNN, Senin (9/5/2022).

Pihak berwenang China memberlakukan lockdown ketat di Shanghai yang merupakan pusat keuangan China pada akhir Maret menyusul lonjakan kasus virus Corona. Meskipun pihak berwenang mulai mencabut beberapa pembatasan bulan lalu, namun lebih dari 8 juta penduduk masih dilarang meninggalkan kompleks tempat tinggal mereka.

Pembatasan di Beijing juga diperketat dalam beberapa hari terakhir, dan kemungkinan menimbulkan lebih banyak dampak pada merek-merek Barat pada saat ekonomi China sudah terkontraksi. Pada bulan lalu International Monetary Fund (IMF) memperkirakan PDB China tumbuh hanya 4,4% tahun ini, jauh di bawah target pemerintah sekitar 5,5%.

Adidas membukukan penjualan yang kuat di pasar Barat pada kuartal I-2022 dan mengharapkan pertumbuhan keseluruhan tahun ini di kisaran 11-13% seperti yang diprediksi sebelumnya.

Pesaing Adidas, Nike melaporkan penurunan laba 5% selama Desember hingga Februari dibandingkan tahun sebelumnya sebelum lockdown terbaru diterapkan.



Simak Video "Resor di China Lockdown, 80 Ribu Turis Terjebak"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT