ADVERTISEMENT

Keuangan Kritis Usai Lebaran, Begini Cara Menyembuhkannya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 10 Mei 2022 16:51 WIB
Ilustrasi Dompet Kosong
Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Libur Hari Raya Idul Fitri telah usai. Pekerjaan dan kehidupan sudah kembali normal. Biasanya setelah hari raya dan mudik, kondisi keuangan menipis bahkan kritis.

Pasalnya selama Ramadan dan Lebaran banyak kebutuhan seperti belanja barang kebutuhan pokok, pakaian, bagi-bagi uang THR sampai ongkos untuk mudik.

Bagaimana ya caranya untuk menghadapi kondisi keuangan yang kritis ini?

Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho mengungkapkan untuk menanggulangi masalah ini, maka harus menekan pengeluaran atau menambah pemasukan.

"Ketika lebaran kondisi keuangan kita jadi kritis karena THR dan gaji sudah menipis. Bisa cari cara kurangi pengeluaran dan tambah pemasukan. Paling tidak sampai nanti akhir bulan pas gajian lagi," kata dia saat dihubungi, Selasa (10/5/2022).

Andy menjelaskan, memang ketika keuangan terasa cekak menekan pengeluaran jadi satu-satunya jalan. "Caranya harus lebih selektif dalam membelanjakan uang yang masih ada dengan membuat skala prioritas," ujar dia.

Selanjutnya, untuk pengeluaran yang bersifat kewajiban seperti membayar tagihan dan utang harus menjadi prioritas utama, sementara yang bersifat senang-senang dan kurang penting sebaiknya ditunda.

Kemudian bisa juga untuk menambah pemasukan dengan cara kerja atau bisnis sampingan. Misalnya menjual makanan atau barang-barang kebutuhan lainnya.



Simak Video "Syarat Biar Kamu Bisa Wujudkan Self Reward"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT