SBY: Draf Perpres Harus Akomodir Pedagang Pasar
Kamis, 01 Jun 2006 15:51 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan jajarannya untuk benar-benar mengakomodir aspirasi pedagang pasar tradisional dalam menyusun draf perpres tentang pasar."Sebelum saya teken, tolong bicarakan dengan baik, bicarakan dengan pimpinan daerah dan APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia)," kata Presiden SBY dalam sambutannya saat hari jadi ke-2 APPSI di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (1/6/2006).Salah satu poin penting dalam perpres itu adalah aturan melindungi keberlangsungan pasar tradisional dari serbuan hipermarket dan jaringan minimarket.SBY menambahkan, di dalam era pasar bebas keberadaan mereka tidak bisa dihindari. Namun demikian, jangan sampai mematikan pasar-pasar tradisional yang ada di sekitarnya."Aturannya sudah ada. Bagi kepala daerah yang sudah menjalankannya, saya ucapkan terima kasih. Kepada yang belum, tolong itu dijalankan dengan sebaik-baiknya," pesan SBY.Sementara Ketua Umum APPSI Ibih Hasan dalam pidatonya merekomendasikan beberapa hal untuk dicantumkan dalam perpres itu nanti.Pertama, sertifikasi pengelolaan pasar yang selama ini ditangani oleh pemda. Kedua, modernisasi pasar yang bersahabat.Ketiga, menjalankan secara konsisten ketetapan bahwa hipermarket harusnya didirikan di daerah-daerah pinggiran kota serta menetapkan persyaratan perdagangan di hipermarket.
(qom/)











































