50 Ribu Buruh Rayakan May Day di DPR dan GBK Besok, Bawa 18 Tuntutan!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 13 Mei 2022 13:03 WIB
Hari Buruh sedunia atau May Day diperingati pada tanggal 1 Mei setiap tahunnya. Pemerintah menjadikan Hari Buruh sebagai hari libur nasional di bulan Mei.
Foto: Ilustrasi: Kiagoos Auliansyah
Jakarta -

Puluhan ribu buruh akan melakukan aksi peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional 2022 besok, Minggu 14 Mei 2022. Aksi besar-besaran ini bakal diikuti sekitar 50 ribu buruh.

Pusat aksi bakal dilakukan di depan Gedung DPR RI dan juga Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Pagi hari buruh bakal melakukan aksi di depan DPR, setelah itu sekitar pukul 12.30 WIB aksi bakal bergeser ke GBK.

"Satu, aksi di DPR RI yang diikuti oleh lebih dari 50 ribu buruh pada jam 10-12 siang. Kegiataan kedua bergerak menuju ke Stadion Utama GBK, 50 RIBU buruh akan lakukan May Day fiesta di 14 Mei 2022," ungkap Said Iqbal dalam konferensi pers virtual, Jumat (13/5/2022).

Dalam acara May Day Fiesta di GBK, Said Iqbal membeberkan bakal ada beragam orasi dari komponen gerakan buruh Indonesia. Setidaknya pimpinan 4 konfederasi serikat pekerja nasional, dan puluhan serikat buruh lainnya bakal hadir.

Pihaknya juga mengundang beberapa gerakan buruh dari berbagai negara untuk meramaikan peringatan May Day besok. Mulai dari Konfederasi Serikat Buruh Jerman, Australia, Finlandia, Asia Pasifik, hingga Brazil. Akan ada juga orasi dari Partai Perburuhan dari Brazil dan Australia.

Sementara itu, dalam aksi peringatan May Day tahun ini Gerakan Buruh se- Indonesia menurut Said Iqbal bakal membawa 18 tuntutan. Berikut ini daftarnya:
1. Tolak Omnibus law UU Cipta Kerja
2. Turunkan harga bahan pokok (minyak goreng, daging, tepung, telur), BBM, dan gas
3. Sahkan RUU PPRT, tolak revisi UU PPP, tolak revisi UU SP/SB
4. Tolak upah murah
5. Hapus outsourcing
6. Tolak kenaikan pajak PPn
7. Sahkan RPP Perlindungan ABK dan Buruh Migran
8. Tolak pengurangan peserta PBI Jaminan Kesehatan
9. Wujudkan kedaulatan pangan dan reforma agraria
10. Stop kriminalisasi petani
11. Biaya pendidikan murah dan wajib belajar 15 tahun gratis
12. Angkat guru dan tenaga honorer menjadi PNS 13. Pemberdayaan sektor informal
14. Ratifikasi hasil Konferensi ILO No 190 tentang Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja
15. Driver Ojol adalah pekerja, bukan mitra kerja yang tidak jelas hubungan kerjanya
16. Laksanakan Pemilu tepat waktu 14 Februari 2024 secara jurdil dan tanpa politik uang
17. Redistribusi kekayaan yang adil dengan menambah program jaminan sosial (jaminan makanan, perumahan, pengangguran, pendidikan, dan air bersih)
18. Tidak boleh ada orang kelaparan di negeri yang kaya

(dna/dna)