Ngeri! Negara-negara Ini Bakal Rasakan Balas Dendam Putin

Tim detikcom - detikFinance
Senin, 16 Mei 2022 07:30 WIB
Russian President Vladimir Putin greets people after his speech at the concert marking the eighth anniversary of the referendum on the state status of Crimea and Sevastopol and its reunification with Russia, in Moscow, Russia, Friday, March 18, 2022. (Ramil Sitdikov/Sputnik Pool Photo via AP)
Foto: AP/Ramil Sitdikov: Presiden Rusia Vladimir Putin segera membalas negara-negara yang menjatuhkan sanksi ke Rusia.
Jakarta -

Presiden Rusia Vladimir Putin murka! Pasalnya Rusia mendapatkan sanksi bertubi-tubi dari berbagai negara imbas invasi ke Ukraina. Vladimir Putin telah merilis negara tidak bersahabat dengan Rusia, semakin serius untuk membalas dendamnya.

Dikutip dari Reuters, Selasa pekan lalu (10/5/2022), Balasan yang dikeluarkan Putin adalah meminta negara tidak bersahabat untuk membayar pembelian bahan bakar dari Rusia dengan mata uang rubel Rusia.

Negara yang masuk daftar negara tidak bersahabat itu, wajib membuka rekening di bank swasta Rusia, Gazprombank. Jadi, pembayaran untuk transaksi bahan bakar dengan euro dan dolar bisa dikonversi ke rubel.

Negara yang tidak mematuhi aturan tersebut akan diberhentikan pembeliannya. Hal itu yang terjadi pada Polandia dan Bulgaria.

Saat ini Putin memerintahkan para ahli untuk membentuk tim kerja untuk membuat infrastruktur atau aturan pembayaran internasional dengan mata uang rubel.

Tim kerja itu dipimpin oleh Penasihat Presiden Rusia, Maxim Oreshkin termasuk pejabat tinggi seperti Gubernur Bank Sentral Rusia Elvira Nabiullina. Langkah aturan pembayaran dengan rubel ini direncanakan untuk mengurangi risiko pembekuan hampir setengah dari cadangan devisa Rusia senilai US$ 640 miliar.

Lihat juga video 'Finlandia Akan Gabung NATO, Rusia Anggap Ancaman Militer':

[Gambas:Video 20detik]



Daftar negara tidak bersahabat versi Putin, dikutip dari TASS News Agency yang mengutip dekrit pemerintah Rusia, di halaman berikutnya. Langsung klik