Harga Masker Dulu Bikin Kantong Jebol Sekarang Lebih Terkontrol

ADVERTISEMENT

Harga Masker Dulu Bikin Kantong Jebol Sekarang Lebih Terkontrol

Ilyas Fadilah - detikFinance
Rabu, 18 Mei 2022 12:02 WIB
Suasana Pasar Pramuka
Foto: Suasana Pasar Pramuka (Ilyas Fadilah/detikcom)
Jakarta -

Masker sempat mengalami kelangkaan saat pandemi COVID-19 masuk ke Indonesia. Harga masker saat itu cukup tinggi, bahkan ada yang mencapai jutaan rupiah per kotaknya.

Masker merk Sensi dan 3M misalnya yang sempat dijual hingga jutaan rupiah saat awal pandemi.

"Kalo ini (masker Sensi) dulu dijual ratusan sampe jutaan. Tapi sekarang udah normal. Kalau yang 3M lebih mahal, pernah dijual Rp 1, 5 juta per box," kata Dwi, salah satu penjual di Pasar Pramuka kepada detikcom, Rabu (18/5/2022). Satu box masker Sensi tipe duckbil berisi 40 lembar, sedangkan 3M N95 berisi 20 lembar.

Alam, pedagang lain di Pasar Pramuka mengungkapkan hal yang sama. Ia menyebut jika harga masker sekarang mulai kembali ke harga normal.

"kalau sekarang sudah normal, cuman dulu memang sempat jutaan. Tapi itu juga tergantung tokonya, kan beda-beda," katanya. Harga masker Sensi isi 40 di Pasar Pramuka sekarang adalah Rp 135.000 sampai Rp 155.000. Sedangkan masker 3M 810 isi 20 dijual antara Rp 200.000 sampai Rp 350.000.

Alam menyebut jika merk masker lainnya juga mengalami penurunan. Kondisi ini terjadi setelah jumlah permintaan masker mulai menurun. Menurut Alam konsumen di tokonya berasal dari perseorangan, klinik, hingga rumah sakit.

Sebelumnya pemerintah melonggarkan kebijakan penggunaan masker bagi masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Pernyataan Pers Presiden RI di Kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa kemarin.

Saat dimintai tanggapan terkait hal ini, pedagang mengaku belum tahu apakah kebijakan tersebut akan berdampak pada penurunan harga masker atau tidak. "Ya kalo yang ngirimnya nurunin kita juga ikut nurunin," ungkap Dwi.

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT