Top! Baju Anak Asal Jakarta 'Terbang' ke Panama

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 18 Mei 2022 18:40 WIB
Suasana aktivitas bongkar muat di Jakarta International Container Terminal, Jakarta Utara, Rabu (5/9/2018). Aktivitas bongkar muat di pelabuhan tetap jalan di tengah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terpuruk. Begini suasananya.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) asal Jakarta berhasil mengekspor produk fashion atau pakaian jadi ke Panama. Pemilik UD Lavici Viralea Hadiana mengungkapkan Panama menjadi negara tujuan ekspor baru bagi usahanya yang berhasil mengekspor produk pakaian jadi (premium clothing) kategori anak-anak senilai US$ 10.350 atau setara 700.000 Kgm.

UD Lavici ini merupakan mitra binaan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Pengiriman pakaian ini dilakukan dari Jakarta pada 4 Maret lalu.

Viralea mengungkapkan jika dia juga merupakan peserta pelatihan yang digelar LPEI pada 2019 yaitu Coaching Program for New Exporters (CPNE). "Selama satu tahun saya diberikan berbagai program pelatihan dan pendampingan ekspor dari para mentor yang telah berpengalaman," kata dia dalam keterangan pers, Rabu (18/5/2022).

Tak cuma pelatihan yang didapatkan, dari pelatihan ini juga dia menerima business matching dengan Kamar Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei yang dilakukan secara daring beberapa waktu lalu.

Menurutnya, CPNE merupakan program komprehensif yang memberikan pendidikan ekspor terlengkap bagi para pelaku usaha.

"Saya merasa beruntung dan berterima kasih bisa bergabung menjadi peserta CPNE. Karena tidak hanya sekedar belajar secara teori dan diberikan pelatihan, namun saya di bantu langsung bahkan waktu itu diajak mengunjungi Pelabuhan Tanjung Priok dan mendapatkan pelatihan simulasi ekspor," jelas dia.

Viralea sebagai pelaku UMKM perempuan juga menunjukkan bahwa perempuan memegang peranan penting dalam menggerakkan roda ekonomi nasional.

Pernyataan ini pun didukung data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) yang menunjukkan bahwa mayoritas pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan.

Data menunjukkan bahwa di tingkat usaha mikro, 52% dari 63,9 juta pelaku usaha mikro di Indonesia adalah perempuan. Sedangkan tingkat usaha kecil, terdapat 56 persen dari 193 ribu usaha kecil pemiliknya perempuan

dan untuk usaha menengah, 34% dari 44,7 ribu pelaku usahanya adalah perempuan.

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia/Indonesia Eximbank sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI melalui program-programnya selalu mendukung kaum perempuan dengan memperhatikan kesetaraan gender melalui kegiatan usaha yang melibatkan pemberdayaan masyarakat dan juga peningkatan ekonomi nasional.



Simak Video "Strategi Bisnis UMKM di Era Digital"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)