Perhatian Ibu-ibu, Beli Minyak Goreng Curah Wajib Sertakan KTP

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 20 Mei 2022 13:53 WIB
Minyak Goreng Curah
Perhatian Ibu-ibu, Beli Minyak Goreng Curah Wajib Sertakan KTP/Foto: Aulia Damayanti/detikcom
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan nantinya masyarakat wajib menyertakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk membeli minyak goreng curah. Hal ini disampaikan Airlangga dalam konferensi pers Pelaksanaan Kebijakan Pembukaan Kembali Ekspor Minyak Goreng dan Bahan Bakunya.

"Distribusi pasar juga akan menggunakan sistem pembelian yang berbasis KTP. Tentu target pembelian diharapkan bisa tepat sasaran," kata Airlangga, Jumat (20/5/2022).

Pemerintah juga akan memonitor pasokan minyak goreng curah melalui aplikasi digital yakni Simirah, aplikasi yang dimiliki Kementerian Perindustrian.

Sementara untuk peraturan menjamin pasokan minyak goreng curah dan pengendalian harga akan diatur oleh Kementerian Perdagangan.

Berkaitan dengan pembelian minyak goreng curah dengan KTP, Kementerian Perdagangan juga pernah mengungkap hal yang sama, di mana pembelian minyak goreng curah dengan menyertakan KTP untuk program MigorRakyat.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan. Ia mengatakan Program MigorRakyat menekankan pada transaksi eceran langsung kepada penerima manfaat, yaitu kelompok masyarakat berpendapatan rendah.

Implementasi program ini dilaksanakan oleh pelaku usaha minyak goreng menggunakan teknologi aplikasi digital untuk memastikan penjualan migor curah Rp 14.000/liter tepat sasaran. Para pengecer akan menjual kepada masyarakat sebanyak 1 atau 2 liter per hari berbasis kartu identitas atau KTP.

Pada program MigorRakyat ini, masyarakat bisa membeli minyak goreng curah hanya di ritel tradisional di pasar yang bertanda khusus. Jadi, tidak semua tempat masyarakat yang mau membeli minyak goreng curah harus menyertakan KTP.

(ara/ara)