Edan! Bisa-bisanya Pria Ini Tukar 10 Ribu Bitcoin untuk 2 Dus Pizza

Ilyas Fadilah - detikFinance
Senin, 23 Mei 2022 16:59 WIB
Ilustrasi Bitcoin
Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Pada Mei 2010 lalu, seorang pria bernama Laszlo Hanyecz di Florida rela menukarkan 10.000 keping bitcoin dengan Pizza ukuran jumbo sebanyak dua buah. Barter itu dilakukan dengan seorang pelajar berusia 19 tahun bernama Jeremy Sturdivant.

Tanggal 18 Mei 2010 dalam postingan di Bitcointalk.org, Hanyecz menulis permintaan yang ia inginkan. "Aku suka makanan dengan bawang, paprika, sosis, jamur, tomat paperoni, dan lainnya. Standar saja, tanpa topping ikan yang aneh-aneh atau semacamnya," tulisnya, dikutip detikcom dari New York Post, Senin (23/5/2022).

Sturdivant kemudian menyetujui permintaan Hanyecz dan mengirimkan dua pizza jumbo (cheese and "supreme") Papa John ke rumah Hayecz di Florida. Transaksi yang terjadi tanggal 22 Mei 2010 itu ternyata menjadi transaksi fisik pertama bitcoin yang tercatat dalam sejarah.

Setelah menyelesaikan proses transaksi, Sturdivant menghabiskan bitcoin tersebut untuk dipakai jalan-jalan. Meski kehilangan kesempatan untuk menjadi miliarder, Sturdivant mengaku tidak menyesal. Ia malah merasa bangga karena menjadi bagian dari fenomena global yang terjadi pada bitcoin.

Apa yang dilakukan keduanya kini telah menjadi sejarah. Saat itu diketahui jika bitcoin baru bernilai sama dengan dolar Amerika pada tahun 2011. Dan jika membandingkan nilai bitcoin dengan sekarang, maka Sturdivant dan Hanyecz telah kehilangan uang senilai ratusan juta dolar.

Senada dengan Sturdivant, Hanyecz mengaku dirinya tidak menyesali transaksi bitcoin yang pernah dilakukannya. "Saya ingin membeli pizza karena menurut saya itu adalah pizza gratis," katanya kepada Bitcoin Magazine pada tahun 2019.

Sebagai informasi, harga 1 bitcoin per hari ini, Senin (23/5/2022) adalah Rp 444, 2 juta. Artinya jika menggunakan kurs sekarang maka total transaksi untuk pembelian dua pizza Papa John oleh Sturdivant dan Hanyecz adalah Rp 4.442 triliun.

(eds/eds)