Pengamat Sebut GOTO Punya Prospek Baik

ADVERTISEMENT

Pengamat Sebut GOTO Punya Prospek Baik

Dea Duta Aulia - detikFinance
Rabu, 25 Mei 2022 17:26 WIB
Logo GoTo
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Investasi Telkomsel ke GOTO tengah menjadi sorotan lantaran harga saham GOTO sejak IPO sempat mengalami penurunan. Saham PT. GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sempat terpangkas 6,72%, bahkan masuk dalam pantauan BEI.

Namun menurut Research Director Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia yang juga Pengamat Ekonomi Piter Abdullah mengatakan aksi korporasi yang dilakukan oleh Telkomsel adalah hal yang wajar. Ia menjelaskan bisnis digital tergolong berbeda dengan lini lainnya. Sebab ketika berinvestasi di bisnis digital maka dibutuhkan modal awal yang cukup besar, namun belum menghadirkan keuntungan. Akan tetapi secara jangka panjang (long term) prospek berinvestasi di bisnis digital cukup menjanjikan.

"Tapi kalau dilihat dari prospek, bisnis digital itu dilihat dari prospek. Karena digital itu masa depan," kata Piter kepada detikcom belum lama ini.

Ia menambahkan GOTO memiliki prospek yang cukup bagus kalau dibandingkan dengan perusahaan sejenis. Pasalnya ekosistem yang dimiliki oleh GOTO terbentuk oleh perusahaan-perusahaan bonafit yang menjadi market leader di masing-masing bidangnya.

"Jadi kalau saya melihatnya walaupun sahamnya fluktuatif, GOTO itu memiliki prospek yang baik," kata Piter.

"Tokopedia market leader e-commerce dan Gojek market leader ride hailing. Kalau kita pegang dua market leader di Indonesia ini prospeknya bagus," sambung Piter.

Ia menjelaskan dalam dunia saham terdapat potensi keuntungan dan kerugian yang cukup besar. "Main saham memang seperti itu, high risk high return. Kalau kita ingin aman ya nggak main di saham. GOTO itu risikonya terukur. Prospek itu tidak bisa dilihat dari kondisi keuangan saja sekarang yang masih merugi," katanya.

Ia menambahkan hal yang mesti diperhatikan bukan soal untung-rugi jangka pendek dari investasi tersebut, namun prosedur yang dilakukan oleh Telkomsel dalam melakukan investasi tersebut.

Hal senada juga diungkapkan oleh Pengamat Pasar Modal dari Asosiasi Analis Efek Indonesia Reza Priyambada yang mengatakan, jika dilihat dari kacamata bisnis aksi korporasi yang dilakukan oleh Telkomsel bisa menghadirkan keuntungan tersendiri.

"Kalau dilihat dari kasus Telkomsel banyak juga yang inject ke GOTO. Mereka mungkin lebih melihatnya dari sisi bisnisnya, GOTO seberapa besar penggunanya, jaringan sistemnya, dan ekosistemnya seperti apa," kata Reza Priyambada beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Senior Corporate Communication & Investor Relation Telkom, Ahmad Reza mengatakan investasi Telkomsel di GOTO telah dan akan menciptakan value synergic positif yang akan dinikmati secara berkelanjutan.

"Ada potensi revenue dari para mitra Gojek yang memang (kita) sediakan rate khusus yang kompetitif jika menggunakan Telkomsel," kata Ahmad Reza.

(prf/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT