Lagi! Penyelundupan Benih Lobster Rp 46 M di Batam Digagalkan

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 26 Mei 2022 21:30 WIB
Kasus Penyelundupan Benih Lobster
Ilustrasi/Foto: Syahdan Alamsyah
Jakarta -

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menggagalkan penyelundupan benih bening lobster (BBL) ilegal yang kali ini terjadi di Batam, Kepulauan Riau. Operasi itu dilakukan bersama TNI Angkatan Laut (AL).

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin mengatakan operasi tersebut berhasil mengamankan benih lobster senilai Rp 46 miliar. Semua diselundupkan dalam 95 kotak boks sterofoam.

"BBL yang sudah diamankan diserahkan ke Pangkalan PSDKP Batam. Selanjutnya dilaksanakan proses pelepasliaran di habitatnya di laut dengan didukung oleh Kapal Pengawas Hiu 03," kata Adin dalam keterangan tertulis, Kamis (26/5/2022).

Dari 95 kotak boks sterofoam tersebut, setidaknya berisi 466.600 jenis lobster pasir dan 785 jenis lobster mutiara. Semua itu kemudian dilepaskan di perairan Pulau Galang Baru.

"Setelah menerima penyerahan BBL tersebut, tim kami yang dibantu oleh unit kerja teknis terkait lainnya di KKP yaitu Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL Batam) dan BKIPM segera melakukan pencacahan dan mencatat jumlah BBL secara keseluruhan, selanjutnya segera dilepasliarkan di wilayah perairan Pulau Galang Baru untuk menjamin kelangsungan hidup dari BBL tersebut," tuturnya.

Penangkapan itu sebagai komitmen masih berjalannya pengawasan terhadap praktik penyelundupan lobster. Selama ini budidaya lobster terkendala oleh minimnya benih lobster yang kerap diselundupkan untuk dijual ke luar negeri.

"Dari sinergi ini kami melihat sudah ada kesamaan sikap dari semua aparat penegak hukum untuk menindak tegas penyelundupan BBL. Ke depan sinergi ini akan terus kami tingkatkan terutama untuk mendukung implementasi program prioritas Pak Menteri," tandasnya.

(aid/eds)