Pertamina Menolak
Harga BBG Tetap akan Diturunkan
Selasa, 06 Jun 2006 15:28 WIB
Jakarta - Pemerintah mengisyaratkan tetap akan menurunkan harga bahan bakar gas (BBG) untuk kendaraan bermotor kendati Pertamina menolak usulan itu."Harga gas harus bisa dilihat secara komprehensif. Tidak bisa dilihat sebagian," kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta, Selasa (6/6/2006).Menurut Purnomo, struktur harga BBG tidak hanya dilihat dari harga gasnya saja. Harga BBG juga terdiri dari pajak pengisian bahan bakar gas kendaraan bermotor (BBG-KB) dan margin penjualan gas. "Inilah yang masih bisa dipress," tuturnya.Oleh karenanya, lanjut Purnomo, pemerintah akan melihat kedua komponen tersebut dalam menetapkan penurunan harga BBG di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBBG).Namun begitu, Purnomo mengaku masih tetap akan menunggu hasil pengkajian yang dilakukan oleh tim di Kementerian Koordinator Perekonomian. "Hingga kini saya belum mendapatkan laporan dari tim," ungkapnya.Pemerintah berencana menurunkan harga BBG dari Rp 3000 per liter menjadi Rp 2200 per liter setara premium. Namun Pertamina keberatan atas usulan tersebut.
(qom/)











































