ADVERTISEMENT

Apakah Sangat Sulit Orang Miskin Jadi Kaya di Indonesia?

Kholida Qothrunnada - detikFinance
Sabtu, 11 Jun 2022 08:30 WIB
Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sosial DKI Jakarta membuka pendaftaran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) secara online. Bagaimana cara pendaftarannya?
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Dalam masyarakat sering terdengar anggapan bahwa yang kaya makin kaya, sedangkan yang miskin makin miskin. Memangnya, apakah sangat sulit orang miskin menjadi kaya di Indonesia?

Menanggapi hal itu, Perencana Keuangan Andy Nugroho mengatakan orang miskin bisa saja jadi kaya di Indonesia. Hal ini tergantung dari seberapa keras usaha mereka untuk mengubah nasib tersebut.

"Kalau menurut saya sih nggak. Nggak cuman di Indonesia. Artinya, ini akan tergantung dari seberapa keras usaha kita, untuk mengubah nasib tersebut. Karena ada beberapa orang yang terlahir miskin, dari keluarga miskin, kondisinya miskin. Yaudah mereka akan merasa ada di situ saja (kondisi miskin), tidak akan kemana-mana," ungkap Andy saat dimintai keterangan detikcom, Jumat (10/6/2022).

Andy juga mengatakan bahwa sebenarnya ada orang-orang miskin yang memiliki mindset kaya. Jadi, mereka akan berusaha belajar untuk mencoba merubah nasibnya.

"Tapi, ada juga orang-orang miskin yang ber-mindset kaya. Dalam hal ini, mereka akan mencoba mencari tahu, dan belajar gimana caranya punya anggapan saya boleh terlahir miskin, tapi saya gini-gini aja. Nah, mereka itu akan belajar mengubah nasibnya. Belajar dalam hal ini tidak melulu di bangku sekolah, mungkin mereka mulai belajar berdagang, berbisnis, ya bisa macam-macam," terang Andy.

Ia menyebutkan dengan kegigihan belajar itu, mereka yang miskin bisa berubah menjadi orang kaya.

"Akhirnya, dengan kegigihan itu usaha kerasnya mereka akan bisa mengubah kondisi miskin tersebut. Ada nggak yang sukses dari miskin terus jadi orang kaya? Kan ada aja. Ada yang gagal? Ya ada juga. Karena kan pasti nggak semuanya berhasil," katanya.

Andy menambahkan hanya orang extra ordinary yang punya mindset untuk berusaha merubah nasib mereka. Menurutnya, karena tidak semua orang juga bisa berhasil.

"Cuman ada beberapa orang yang extra ordinary (luar batas), punya mindset kudu bisa berubah nasib. Baru lah, itu akan bisa mengubah nasib mereka. Kalau mereka sudah merasa miskin, dan menyerah ngapain lagi saya punya cita-cita jadi orang kaya? Nah, kalau mikirnya udah begitu ya nggak bisa, udah kaya gitu aja. Ya pasti, nggak bakal bisa kaya," tegas Andy.

Mindset memang sangat berperan penting dalam hal ini, karena dengan itu nasib menjadi berbalik. Jadi, orang yang kaya justru menjadi jatuh miskin.

"Jadi, dikatakan apakah dikatakan sangat sulit? Ya saya kurang setuju. Orang kaya pun tidak menutup kemungkinan jatuh miskin. Ya karena mindset tadi, mungkin mereka hanya bisa ngabisin duit doang, nggak nabung, nggak investasi. Bahkan, nggak ada usaha gimana caranya uang itu jadi pasif income buat mereka. Yaudah, begitu habis ya habis aja," tutup Andy.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT