ADVERTISEMENT

Bea Materai Bukan Dikenakan Saat Belanja Online, Ini Penjelasannya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 13 Jun 2022 17:45 WIB
Online payment. Hands of woman using mobile smartphone and laptop computer for online shopping.
Foto: iStock
Jakarta -

Syarat dan ketentuan atau Terms and Condition (T&C) di berbagai platform digital termasuk e-commerce akan dikenakan bea meterai. Hal ini tertuang dalam UU Nomor 10 Tahun 2022 tentang Bea Meterai.

Lalu apa maksudnya jika Terms and Condition (T&C) e-commerce bakal dikenakan bea meterai? Apakah artinya beli barang di e-commerce jadi lebih mahal? Ternyata tidak.

Ketua Umum Indonesian E-Commerce Association (IdEA) Bima Laga mengungkapkan jika T&C ini ada dalam layanan seluruh platform digital.

Nah syarat dan ketentuan ini tugasnya berfungsi untuk menjelaskan hak dan tanggung jawab dari seluruh pihak yang mengakses layanan digital. Dari penelusuran detikcom, jika mengunduh sebuah aplikasi, maka setelah registrasi akan muncul sederet syarat dan ketentuan yang harus dibaca oleh para pengguna.

Jika pengguna setuju maka bisa langsung menekan tombol setuju dan melanjutkan penggunaan. Jika tidak, maka aplikasi atau layanan tak bisa digunakan.

Jika dianalogikan T&C seperti surat perjanjian yang ditanda tangani dengan menyertakan materai. Nah di e-commerce tombol setuju itu sama dengan tanda tangan.

Rencananya di T&C itu akan disertakan materai digital. Oleh karena itu akan dikenakan bea materai Rp 10.000.

Bima menambahkan, pemerintah saat ini menganggap dokumen T&C itu sebagai dokumen perjanjian dan terutang bea meterai sesuai UU nomor 3 tahun 2020.

Menurut dia, kondisi ini akan menciptakan hambatan besar untuk proses digitalisasi yang sedang berjalan. Bima mencontohkan jika seluruh pengguna layanan seperti pembeli dan penjual sebelum mendaftar harus membayar Rp 10 ribu terlebih dahulu.

"Padahal mereka belum transaksi, apalagi UMKM, laku aja belum sudah harus bayar meterai," jelas dia saat dihubungi, Senin (13/6/2022).

Selanjutnya Bima mengungkapkan jika penerapan bea meterai ini benar-benar dilakukan. Maka Indonesia akan jadi negara pertama di dunia yang memberlakukan pungutan tersebut.

Lanjut di halaman berikutnya.



Simak Video "Patokan Influencer Sukses atau Gagal"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT