Mengenal Raja Juli Antoni, Elite PSI yang Jadi Wamen ATR/BPN

ADVERTISEMENT

Mengenal Raja Juli Antoni, Elite PSI yang Jadi Wamen ATR/BPN

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 15 Jun 2022 13:56 WIB
Raja Juli Antoni di Kompleks Istana Kepresidenan
Foto: Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom
Jakarta -

Elite Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni masuk jajaran kabinet Indonesia Maju. Raja Juli ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Wakil Kepala BPN.

Raja Juli akan menggantikan posisi Surya Tjandra yang sebelumnya menjabat sebagai Wamen ATR. Sosok Raja Juli Antoni sudah malang melintang kiprahnya di dunia politik. Posisi terakhirnya menjadi Sekretaris Dewan Pertimbangan DPP PSI. Raja Juli juga pernah bergabung dengan Partai PDI Perjuangan.

Putra daerah Pekanbaru kelahiran 13 Juli 1977 ini memulai sepak terjangnya di dunia politik sebagai Ketua Umum PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Dia juga sempat dipercaya sebagai Direktur Eksekutif Maarif Institute yang didirikan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif.

Pada tahun 2009, Ia sempat menjadi calon anggota legislatif untuk Pemilihan Umum Legislatif 2009 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk Daerah Pemilihan Jawa Barat IX (Kabupaten Subang, Sumedang, dan Majalengka). Hanya saja peruntungannya belum baik.

Raja Juli sempat mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2015-2020. Namun, dia mengundurkan diri karena ingin berkonsentrasi sebagai Sekretaris Jenderal PSI yang kala itu baru didirikan bersama beberapa politikus muda lainnya. Hingga kini, PSI jadi tempat bernaungnya.

Bicara latar belakang pendidikan, Raja Juli meraih gelar sarjana pertamanya dari IAIN Syarif Hidayatullah (UIN Jakarta) pada tahun 2001. Selanjutnya dia menempuh pendidikan master di The Department of Peace Studies, Universitas Bradford, Inggris, setelah mendapatkan beasiswa Chevening Award pada tahun 2004.

Selanjutnya, berbekal beasiswa dari Australian Development Scholarhip (ADS) pada tahun 2010, Raja Juli meneruskan studi doktoral di School of Political Science and International Studies pada Universitas Queensland, Australia. Dia berhasil mendapatkan gelar Ph.D.



Simak Video "Sertifikasi 4 Tanah Gereja di Jakarta, Wamen ATR: Kado Natal"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT