ADVERTISEMENT

Kenapa Berlian Mahal Harganya? Ini Jawabannya

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Selasa, 21 Jun 2022 19:30 WIB
A 228.31 carat white diamond called The Rock that could fetch 30 million US dollars and is the largest ever seen throughout auction market history is pictured during a preview at Christies before their auction sale in Geneva, Switzerland, May 6, 2022.  REUTERS/Denis Balibouse
Berlian/Foto: REUTERS/Denis Balibouse
Jakarta -

Berlian merupakan salah satu batu permata mewah yang memiliki nilai tinggi. Batu permata ini pun banyak digunakan sebagai perhiasan, baik itu cincin, kalung, anting, dan lain sebagainya.

Dalam industri perhiasan sendiri, harga berlian memang bisa dianggap sebagai yang termahal. Bahkan logam mulia seperti emas atau perak tidak dapat bersaing secara harga dengan berlian yang dibanderol dengan harga sangat fantatis.

Karena hal ini juga lah, berlian dapat menjadi salah satu pilihan bagi banyak orang, terutama perempuan, untuk dijadikan sebagai aksesoris sekaligus investasi.

Namun pernahkah kamu bertanya-tanya, kenapa sih harga berlian bisa jadi sangat mahal? Padahal berlian ini hanyalah batuan keras yang terbentuk dari gas karbon. Lantas kenapa harganya bisa sangat mahal?

Melansir dari situs Diamond Hedge, diketahui bahwa berlian merupakan batuan dengan atom karbon yang terkena suhu dan tekanan tinggi selama miliaran tahun. Akhirnya atom karbon ini berubah menjadi apa yang kita sebut berlian.

Setelah proses selama miliaran tahun itu, akhirnya karbon-karbon tersebut berubah menjadi batu mulia yang paling keras di bumi dan juga batu permata yang paling mahal.

Sebenarnya meskipun membutuhkan waktu hingga miliaran tahun agar berlian dapat tercipta, namun batuan ini sebenarnya tidaklah langka. Hanya saja berlian berkualitas tinggi yang dapat digunakan sebagai perhiasan lah yang langka.

Sebagian besar berlian yang ditemukan dari bumi bahkan tidak memiliki ukuran dan kualitas yang lumayan, sehingga batu mulia ini lebih banyak digunakan untuk keperluan industri. Jadi sulit untuk menemukan berlian dengan berat karat, warna, dan kejernihan yang dapat diterima.

Selain itu, setelah berlian dengan kualitas yang sesuai ditemukan, proses pemotongan berlian membutuhkan teknologi modern, peralatan, dan tangan ahli. Setelah berlian dipoles, barulah batu mulia tersebut dapat dimasukkan ke dalam cincin, anting-anting, kalung, dll.

Seluruh proses ini adalah salah satu alasan mengapa berlian begitu mahal. Selain itu, ukuran dan kualitas berlian juga memainkan peran utama pada harga.

Selebihnya harga berlian bisa menjadi lebih mahal berdasarkan design atau brand dari aksesoris berlian itu diletakan. Jadi jangan heran ya mengapa harga aksesoris dengan berlian seperti cincin atau kalung bisa sangat mahal.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT