ADVERTISEMENT

Zulhas Bandingkan Harga Beras-Daging RI dengan Singapura, Murah Mana?

Ilyas Fadilah - detikFinance
Sabtu, 25 Jun 2022 13:27 WIB
Mendag Zulhas blusukan ke Pasar Kramat Jati
Foto: Ilyas Fadilah/detikcom: Mendag Zulhas blusukan ke Pasar Kramat Jati
Jakarta -

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan membandingkan sejumlah harga bahan pokok di Indonesia dengan negara tetangga, Singapura dan Vietnam. Menurutnya, meski harga bahan pokok masih tinggi, namun tidak semahal di Singapura dan Vietnam.

Zulhas membandingkan harga beras Indonesia dengan di Singapura. Menurutnya, harga beras di Indonesia jauh lebih murah berkat adanya subsidi.

"Tapi dibandingkan negara-negara lain, beras antara Rp 10 ribu-Rp 12 ribu. Yang premium Rp 12 ribu. Nah, di Singapura beras itu Rp 32 ribu. Jadi ini pemerintah sudah subsidi luar biasa," kata menteri yang akrab disapa Zulhas ini saat Blusukan di Pasar Jaya Kramat Jati, Jakarta Timur.

Selain beras, bahan pokok lain yang dibandingkan adalah daging ayam. "Daging ayam di kita Rp 38 ribu. Singapura kalau beli ayam Rp 129 ribu. Bisa di-google," katanya menambahkan.

Dari pantauan Zulhas, ia menemukan jika harga daging sapi di Pasar Kramat Jati adalah Rp 140 ribu/kg. Sementara di Singapura, dan Hanoi Vietnam, menurut Zulhas, harganya mencapai Rp 170 ribu.

Selanjutnya, ketua umum PAN itu turut membandingkan harga cabai. Ia menyebut harga cabai keriting adalah antara Rp 60 ribu -Rp 70 ribu, dan rawit merah Rp 85 ribu - Rp 90 ribu. Sementara cabai merah di Singapura adalah Rp 113 ribu.

Zulhas juga menunjukkan data harga bawang putih. Di Indonesia harga bawang putih adalah Rp 30 ribu, sementara Singapura sudah Rp 60 ribu.

Zulhas menambahkan kenaikan harga terjadi karena perubahan dunia yang memanas, termasuk kelangkaan energi yang menyebabkan harga pangan naik. Namun, Indonesia masih bernasib baik sebab kenaikan hanya berkisar 3%, sementara di Barat sudah 10%.

Menurutnya, hal ini tidak lepas dari subsidi pemerintah sebesar Rp 500 triliun yang digelontorkan ke masyarakat. Di samping itu pemerintah masih mengeluarkan bantuan langsung sebesar Rp 300 ribu.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT