ADVERTISEMENT

Jokowi Bakal Bicara Gawatnya Krisis Pangan & Energi di KTT G7

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 27 Jun 2022 08:56 WIB
Jokowi Tiba di Jerman
Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah tiba di Jerman pada Minggu (26/6) sekitar pukul 18.40 waktu setempat. Rencananya, Jokowi akan mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7.

Dalam acara tersebut, Jokowi rencananya akan mengajak negara-negara G7 untuk mencari solusi atas krisis pangan dan energi yang melanda dunia.

Dikutip dari Setkab, Senin (27/6/2022), Jokowi ditemani Iriana Jokowi dalam kunjungannya ke Jerman. Setibanya di sana, Jokowi disambut oleh Menteri Urusan Eropa dan Internasional, Negara Bagian Bavaria Melanie Huml, Duta Besar RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno beserta istri, dan Atase Pertahanan RI Kolonel Budi Wibowo beserta istri.

Selanjutnya, Jokowi dan Iriana beserta rombongan menuju ke hotel tempatnya bermalam. Setibanya di hotel, tampak ratusan masyarakat Indonesia yang membentangkan bendera merah putih menyambut kedatangannya.

Sementara di pintu hotel tampak menyambut Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi yang telah tiba lebih awal untuk mempersiapkan kunjungan presiden di Jerman.

Dikutip dari presidenri.go.id, Indonesia hadir sebagai negara mitra G7, sekaligus dalam kapasitasnya sebagai pemegang presidensi G20.

"Pagi hari ini saya dan rombongan terbatas akan berangkat untuk berkunjung ke beberapa negara. Pertama akan ke Jerman untuk menghadiri KTT G7 di mana kita di sini adalah sebagai partner country dari G7 dan juga diundang untuk menghadiri KTT G7 ini sebagai Ketua Presidensi G20," ujar Jokowi dalam keterangannya sebelum bertolak ke Jerman.

"Di sini kita akan mendorong, mengajak negara-negara G7 untuk bersama-sama mengupayakan perdamaian di Ukraina dan juga secepat-cepatnya mencari solusi dalam menghadapi krisis pangan, krisis energi, yang sedang melanda dunia. Memang upaya ini tidak mudah, tapi kita Indonesia akan terus berupaya," imbuhnya.



Simak Video "Prediksi Jokowi: 800 Juta Orang di Dunia Terancam Kelaparan"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT