ADVERTISEMENT

Sosialisasi Beli Migor Curah Pakai PeduliLindungi, Pedagang Keluhkan Hal Ini

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 27 Jun 2022 21:15 WIB
Harga terkini minyak goreng curah
Minyak Goreng Curah/Foto: Ilyas Fadilah/detikcom
Jakarta -

Sosialisasi beli minyak goreng curah dengan PeduliLindungi dimulai hari ini. Pembelian minyak goreng curah dengan PeduliLindungi berlaku pada warung termasuk dalam program MigorRakyat.

Program itu merupakan inisiasi Kementerian Perdagangan dengan BUMN Holding Pangan yang memiliki mitra Warung Pangan dan Si Gurih. Direktur Komersial ID Food, Ardiansyah Chaniago mengatakan sosialisasi penggunaan PeduliLindungi ke pedagang mitra Warung Pangan baru dimulai di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Hari ini mulai sosialisasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi ke pedagang-pedagang mitra Warung Pangan. Kami masih uji coba sosialisasi ya. Saat ini yang sudah tersedia di Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur," kata Ardiansyah, Senin (27/6/2022).

Berdasarkan data yang diberikan ID FOOD, ada sejumlah warung yang sudah memiliki fasilitas QR code untuk PeduliLindungi. Warung itu berada di Pasar Kramat Jati, yakni Toko Japang, Toko Beras Famili, Toko Handhika, Toko Akong, Toko Iqbal, Toko 3 Putri, Toko Family 2, Warung Sri, Toko Masyuda, Toko Wiwin Aks 10, Edi Toko Kacang, Toko Agung Jaya, dan Toko Asih.

Sementara, dari pantauan detikcom di beberapa warung di kawasan Jatinegara dan Klender belum ditemukan warung yang menyediakan fasilitas QR code PeduliLindungi. Pedagang warung juga mengatakan jika ketentuan itu akan menyulitkan masyarakat.

Keluhan Pedagang

Seperti yang dikatakan oleh pemilik toko sembako Nadia di kawasan Jatinegara. Apa lagi tidak semua orang atau pelaku usaha mempunyai handphone yang mumpuni.

"Ribet ya kalau pakai PeduliLindungi, pakai aplikasi, kalau ibu-ibu atau nenek nenek mereka nggak semua belanja bawa HP. Kasihan juga pembeli. Kalau HP-nya bagus, kan nggak semua HP-nya bagus. Pakai KTP sudah lebih mudah," ujar Nadia saat ditemui detikcom di tokonya kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.

Nadia menambahkan, masyarakat memang diberi pilihan untuk berbelanja minyak goreng curah, boleh pakai PeduliLindungi atau KTP. "Katanya dari Si Gurih yang penting tercatat NIK-nya. Pake KTP boleh PeduliLindungi boleh, tapi saya sih belum ada barcode untuk PeduliLindungi-nya," lanjutnya.

Dia juga mengatakan, sejauh ini tidak ada kendala saat berbelanja minyak goreng curah program pemerintah itu.

"Pakai KTP ini mudahnya juga bisa pakai juga fotokopy KTP pembeli, tetap kebaca sama aplikasi Si Gurih nya ini. Walaupun pakai foto copy, kalau di pembeli hari itu udah beli di tempat lain juga kebaca, aplikasinya nolak sendiri," terangnya

Hal yang sama juga dikatakan oleh pemilik warung sembako Toko Cahya di kawasan Klender. Menurut pemilik toko, sejauh ini pembelian minyak goreng curah menggunakan KTP mudah dan tak ada kendala. Toko Cahya bermitra dengan Warung Pangan.

"Kami masih pakai KTP, belum pakai PeduliLindungi. Pakai KTP sejauh ini mudah, tinggal difoto aja KTP pembeli sudah bisa beli" tuturnya.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT