ADVERTISEMENT

Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi Mulai Ujicoba di Sini

Kholida Qothrunnada - detikFinance
Selasa, 28 Jun 2022 12:02 WIB
Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi/KTP
Foto: Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi/KTP

Bergeser ke area belakang pasar di lantai dasar, detikcom juga membeli lagi di Toko Handhika. Di sana menyediakan migor curah kemasan per liter dan per kg.

"Tapi kalau mau beli di sini per liternya 15 ribu, kalau pakai plastik dari tokonya. Kalau bawa botol sendiri tetap Rp 14.000 per liter. Per kilo Rp 16.000, kalau bawa tempat sendiri Rp 15.500," kata anak pemilik toko tersebut.

Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi/KTPBeli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi/KTP Foto: Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi/KTP

Ia mengungkapkan jika ada pembeli atau langganannya membeli migor itu, ia akan menyarankan mereka untuk memberi fotokopi KTP atau menscan barcode yang sudah terpasang.

"Kita mah lumayan banyak yang beli kalau saya jaga pas malem. Kalau migor kemasan wajib nunjukin KTP. Kalau beli botolam fotokopi KTPnya ditinggal. Saya ngasih tahu mana KTPnya," katanya.

Ia mengungkapkan ketika ingin membeli migor lagi di tempatnya, bagi pembeli yang tidak menggunakan smartphone untuk menscan barcode, harus memberikan fotokopi KTPnya lagi.

"Kalau mereka nggak tahu, kasi tahu. Tapi kalau beli lagi ke sini nanti nunjukin KTP lagi ya begitu. Kan kita banyakan orang tua yang beli, mereka aja nggak ada HP buat begituan," ungkapnya.

di Toko Handhika sendiri, sengaja tidak mengemas banyak migor. Ia mengaku akan langsung mengemas migor apabila ada pembeli eceran.

"Tapi di sini belum saya kemasin, kalau buat langganan tak siapin. Kalau orang beli eceran sendiri saya dadak takarin satu liter," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa di tokonya bisa membeli setengah kilo. Kebanyakan pembeli di tokonya itu para pedagang gorengan, warung tegal alias warteg hingga pedagang warung nasi Padang.

"Kalau ada yg beli setengah saya kasih Rp 8 ribu. Kebanyakan yang beli mah tukang jual gorengan, warung-warung makan, warteg, warung Padang," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan pembelian minyak goreng curah bisa juga bisa menggunakan KTP, selain PeduliLindungi. Menurut Zulhas, menggunakan KTP juga akan mempermudah masyarakat yang tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi.

"KTP boleh, PeduliLindungi bisa. PeduliLindungi susah kan belinya ibu-ibu. Jadi, kalau ada PeduliLindungi boleh, kalau nggak ada boleh pakai KTP. Jadi PeduliLindungi atau KTP," tujarnya kepada awak media di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Jumat (24/6/2022).


(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT