ADVERTISEMENT

Produk Halal UMKM RI Bisa Jadi Jagoan di Luar Negeri, Bagaimana Caranya?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 01 Jul 2022 18:45 WIB
Ilustrasi foto makanan
Ilustrasi/Foto: Shutterstock
Jakarta -

Indonesia berpotensi besar untuk mengembangkan industri produk halal. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia/Indonesia Eximbank (LPEI) mendukung pengembangan ekonomi syariah termasuk agenda Indonesia menuju pusat produsen halal terkemuka dunia.

Direktur Eksekutif LPEI, Rijani Tirtoso mengungkapkan pihaknya memiliki mandat untuk meningkatkan ekspor nasional melalui pembiayaan, penjaminan asuransi dan jasa konsultasi tidak hanya secara konvensional tapi juga dengan skema syariah.

"Hal ini juga sejalan dengan misi pemerintah untuk meningkatkan industri sertifikat halal. Kami telah menyalurkan pembiayaan kepada UKM sebesar Rp 84 triliun dimana 14,6% atau Rp 12,2 triliun dengan skema syariah," kata Rijani, Jumat (1/7/2022).

Dia menyebutkan LPEI juga memberikan dukungan kepada UMKM melalui program pendampingan dan pelatihan untuk mencetak para pelaku UMKM menjadi eksportir baru yang siap berdaya saing global tanpa terkecuali dari sektor industri halal.

Dalam rangka meningkatkan dukungan kepada pelaku usaha ekspor, LPEI berkolaborasi dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) terutama untuk memberikan literasi dan edukasi terkait dengan akses pasar bagi produk halal serta fasilitas akses pembiayaan syariah.

"Melalui Jasa Konsultasi, kami memiliki beberapa program yang komprehensif dan terpadu dengan bimbingan dari tingkat dasar hingga ke tingkat lebih lanjut. Setelah dianggap bankable dan berkualitas tidak menutup kemungkinan juga para pelaku UMKM akan difasilitasi business matching dan pembiayaan," jelas dia.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional yang juga merupakan Koordinator Tim Percepatan Ekspor UKM Produk Halal Didi Sumedi mengungkapkan bahwa kolaborasi pihak terkait menjadi sangat penting untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat produk halal terkemuka di dunia.

Pihaknya sangat mengharapkan kolaborasi dari berbagai pihak seperti pengusaha, lembaga keuangan, hingga pendidikan untuk mendukung industri halal Indonesia dapat lebih mengisi pangsa pasar dunia.

(kil/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT