ADVERTISEMENT

Akses Kredit Jadi Tantangan RI Cetak Pengusaha Baru, Begini Solusinya

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Minggu, 03 Jul 2022 22:30 WIB
Bisnis online
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang cukup pesat dalam industri teknologi keuangan dalam beberapa tahun terakhir, kehadiran usaha FinTech memainkan peran penting dalam kehidupan Indonesia, mulai dari alat perdagangan hingga alat pengembangan bisnis. Pesatnya pertumbuhan FinTech seakan menjawab kebutuhan pengusaha muda terhadap akses modal usaha.

Melihat situasi ini, Bidang Keuangan dan Perbankan BPP HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) menjemput bola untuk memperkenalkan fintech kepada pengusaha muda dengan menggandeng Asosiasi Fintech Pendanaan bersama Indonesia (AFPI).

Kolaborasi kedua asosiasi ini berbuah manis dengan dilaksanakannya Business Opportunity & Fintech Lending Day bertajuk "Solusi Pendanaan Efektif untuk Pengusaha Muda" yang dilaksanakan di beberapa kota yaitu Kota Makassar, Mamuju, dan juga Palu mulai dari tanggal 23-25 Juni 2022.

Gelaran Business Opportunity & Fintech Lending Day ini bertujuan agar AFPI dan anggotanya dapat memberikan informasi mengenai produk-produk Fintech yang didanai bersama secara efektif dan dapat digunakan pengusaha dalam pengembangan bisnis. Selain itu, juga bertujuan untuk memberikan edukasi tentang persyaratan pengajuan pinjaman.

Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP HIPMI Anggawira mengatakan, "Business Opportunity & Fintech Lending Day" ini digelar sebagai langkah nyata antara HIPMI dan AFPI dengan harapan semakin banyak pelaku UMKM yang dapat memanfaatkan fintech untuk pertumbuhan bisnisnya, khususnya sebagai alternatif modal kerja maupun pendanaan untuk scale up bisnis seluruh jajaran anggota HIPMI.

Tidak hanya teredukasi melalui acara ini juga kita harapkan ada business matching yang produktif karena pengusaha tidak dapat tumbuh sendirian," ujar Anggawira.

Anggawira juga menyampaikan data yang menunjukkan saat ini sekitar 46,6 Juta UMKM masih belum memiliki akses kredit, hal ini merupakan tantangan yang membatasi pertumbuhan pengusaha muda di Indonesia.

"Pengusaha masa kini harus tumbuh bersama untuk itu kita perlu membangun ekosistem, ada yang bertugas mensupport pengusaha seperti dengan fintech, ada yang bertugas berinovasi, ada yang bertugas memastikan kebjiakan dan investasi, untuk itu lah HIPMI hadir sebagai kawah candradimuka para pengusaha muda agar mampu tumbuh dan bermanfaat untuk bangsa Indonesia," kata Anggawira.

"Kami sangat menyambut baik kegiatan business opportunity di sulawesi selatan antara AFPI dan HIPMI. Kegiatan ini penting untuk mendorong pemulihan ekonomi dan juga menumbuhkan gairah usaha bagi pengusaha mikro yang tergabung dalam HIPMI Sulsel," kata Ketua BPD HIPMI Sulawesi Selatan Andi Rahmat Manggabarani.

Di acara terpisah Ketua BPD HIPMI Sulawesi Barat Sabarudien Syam menyampaikan situasi pengusaha muda di daerahnya dan menyambut baik acara ini.

"Saat ini kita terus beraksi untuk mendorong anak-anak muda dengan gelar sarjana tidak melulu jadi PNS, harus jadi pengusaha dan ikut bangun perekomomian daerah. Untuk itu acara ini sangat penting untuk mendorong semangat kami pengusaha daerah," jelas dia.

Dukungan yang sama juga disampaikan oleh Ketua BPD HIPMI Sulawesi Tengah Nadier Bajammal.

"Kita harus bisa memaksimalkan potensi daerah dengan sinergitas HIPMI daerah dan HIPMI pusat, acara hari ini menjadi langkah nyata sinergi itu, kami berharap kegiatan ini akan ikut mendorong pengusaha daerah dan produknya ke pasar nasional dan internasional," sebut dia.

Asal tahu saja dalam ekosistem Fintech Pendanaan Bersama terdapat 3 klaster pembiayaan, yaitu produktif, multiguna dan syariah. Data statistik OJK mencatat, industri fintech lending secara konsisten berkontribusi menyalurkan pinjaman kepada pengguna hingga Rp 343,86 triliun per Maret 2022 dengan rata rata pendanaan untuk UMKM dalam 1 tahun terakhir (sektor produktif) sebesar 56,5% dari total jumlah pendanaan.

"HIPMI akan terus bergerak dengan semangat tumbuh bersama, kegiatan untuk mendukung pengusaha muda akan terus kami lakukan, hari ini kita bekerjasama dengan fintech, selanjutnya kita juga akan bekerjasama produktif dengan institusi pemerintahan, BUMN, dan juga organisasi internasional. Momentum ini harus terus kita lanjutkan apalagi HIPMI baru saja merayakan ulang tahun emasnya," tutup Bakal Calon Ketua Umum HIPMI 2022-2025.

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT