ADVERTISEMENT

Efek Pandemi Bener-bener Jahat! Toko-toko di Roxy Tutup Berjamaah

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 06 Jul 2022 15:32 WIB
Toko di Roxy tutup/Aulia Damayanti-detikcom
Foto: Toko di Roxy tutup/Aulia Damayanti-detikcom
Jakarta -

Dampak pandemi COVID-19 masih melekat pada pelaku usaha. Seperti halnya yang terjadi pada usaha di Mal ITC Roxy, banyak ruko yang tutup akibat menurunnya penjualan mereka.

Berdasarkan pantauan detikcom, Rabu (6/7/2022), aktivitas di Mal Roxy tak ramai seperti biasanya. Jika masuk Mal ini, tentu langsung khas terdengar pegawai toko handphone yang menawarkan brosur atau menawarkan pengunjung boleh bertanya-tanya dahulu.

"Boleh ka cari apa, handphone apa, lihat-lihat atau tanya-tanya dulu nggak apa apa ka," suara pegawai toko dengan suara nyaringnya.

Tak kalah, pemilik atau pegawai toko laptop juga menawarkan produknya ke pengunjung yang lewat. "Boleh ka tanya dulu mau cari laptop apa, atau service," ujarnya.

Mal ini dominan dengan penjual handphone dibandingkan laptop. Terlihat sejumlah orang juga berdiri di depan toko handphone atau toko service handphone. Toko aksesoris handphone juga masih ada yang buka.

Namun ketika naik ke lantai 1, 2, 3 hingga terakhir lantai 4, terlihat pemandangan rolling door pintu toko berwarna putih tulang yang banyak tertutup. Saat menelusuri lantai 2, hanya bagian- bagian belakang saja yang banyak tutup.

Ketika naik ke lantai 3, tak jauh dari eskalator di tengah mal sudah terlihat banyak ruko-ruko yang tutup. Apa lagi pada lantai 4, juga demikian. Hingga ke food court juga beberapa tenant makanan dan minuman kosong.

Saat ditelusuri, kebanyakan toko-toko ini disewakan oleh pemiliknya. Kemudian saat melihat-lihat toko apa saja yang tutup, rata-rata penjual aksesoris hp.

"Iya banyakan sih di lantai-lantai atas itu, efek pandemi, trafik turun, pada tutup. Kebanyakan memang toko aksesoris sih. Pokoknya lantai 1 ke atas sudah banyak yang tutup, atau pindah, atau ga sewa lagi," ungkap Chandra pegawai salah satu toko handphone di ITC Roxy.

Meski begitu, dia mengatakan situasi saat ini sudah lebih baik dibandingkan dengan pada saat masih banyak pembatasan. "Dulu itu semua kan hampir tutup, kalau kita ga tutup tapi banyak yang tutup. Di sini sekarang lebih ramai dibandingkan ITC lain kaya ambassador itu sepi," ujarnya.

Pemilik toko laptop bernama Yunyun mengatakan, toko-toko yang tutup di lantai dasar karena efek pandemi. Pelaku usaha banyak yang tidak melanjutkan sewanya.

"Sewa di sini di depan ya terus besar ya mahal Rp 300 juta per tahun. Kalau kondisinya seperti waktu itu, ya orang banyak tidak lanjut sewanya," ungkapnya.

Pegawai toko handphone di lantai 3, mengatakan bahwa variasi harga sewa ruko memang berbeda-beda. Perbedaan itu ditentukan luas toko kecil atau besar hingga letak toko.

"Kalau di ujung-ujung gini kecil Rp 25 juta per tahun. Ada juga yang Rp 40 juta per tahun. Kalau yang besar dari di depan mungkin bisa Rp 100 juta," tutupnya.



Simak Video "Apakah Mungkin Cacar Monyet Jadi Pandemi Selanjutnya?"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT