ADVERTISEMENT

Kemenkeu Ajak Anak Muda Jadi Eksportir, Bagaimana Caranya?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 06 Jul 2022 15:51 WIB
Pekerja melakukan bongkar muat peti kemas dengan menggunakan alat berat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/4/2022).
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pemerintah memiliki visi menuju Indonesia Emas 2045. Hal ini harus didukung oleh berbagai kalangan dengan berbagai jurus untuk mencapai target yang sesuai, salah satunya dengan meningkatkan aktivitas ekspor.

Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Heru Pambudi memperkenalkan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank sebagai #SpecialMissionVehicle di bawah Kementerian Keuangan yang dapat membantu para pelaku usaha untuk menjadi eksportir.

Selain program pelatihan dan pendampingan, LPEI juga dapat memberikan fasilitas pembiayaan kepada para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya ke pasar global.

"Di sini ada LPEI, lembaga yang memiliki mandat mendorong ekspor nasional melalui pembiayaan, penjaminan, asuransi dan jasa konsultasi. Bagi adik-adik mahasiswa yang ingin jadi pengusaha berorientasi ekspor dapat menghubungi LPEI," kata Heru, dikutip Rabu (6/7/2022).

LPEI berpartisipasi menjadi salah satu narasumber pada sesi talkshow Equipping The Next Youngpreneur. Kepala Departemen Jasa Konsultasi LPEI, Nilla Meiditha menyampaikan bahwa untuk mendukung Indonesia Emas 2045, LPEI siap memberikan fasilitas bagi generasi muda Indonesia yang ingin menjadi pengusaha muda berorientasi ekspor.

"Apabila mahasiswa yang ingin menjadi pelaku usaha ekspor atau mungkin sudah punya bisnis tapi tidak tahu bagaimana caranya untuk ekspor, adik-adik dapat menghubungi LPEI untuk mendapatkan pendampingan, pelatihan, hingga fasilitas business matching dan akses ke marketplace global," jelas Nilla.

Selain Talkshow, LPEI juga ikut berpartisipasi pada Mofest Expo yang digelar secara bersamaan untuk memberikan layanan informasi mengenai LPEI, produk dan kegiatan Jasa Konsultasi bagi para peserta yang hadir di acara tersebut.

Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid ini mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari para peserta. Terbukti, lebih dari 400 peserta mengikuti acara ini baik secara fisik maupun daring.

Direktur Pelaksana Bidang Hubungan Kelembagaan LPEI, Chesna F. Anwar menyampaikan bahwa LPEI menerapkan beberapa strategi untuk membantu para pelaku UKM agar naik kelas.

"Kami memiliki program Coaching Program for New Exporter (CPNE) berupa pelatihan dan pendampingan ekspor kepada calon eksportir dan juga pendampingan berupa business matching melalui program Marketing Handholding," jelas Chesna.

Kegiatan Mofest 2022 yang mengusung tema Master Your Future atau Taklukkan Masa Depanmu dimeriahkan dengan Mofest talkshow yang menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang profesi dan pendidikan, mulai dari beautypreneur, co-founder, awardee LPDP hingga Kepala Departemen LPEI untuk membagikan wawasan dan pengalaman inspiratif kepada para peserta Mofest.

(kil/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT