ADVERTISEMENT

Sumber Kekayaan dan Aset Peninggalan BJ Habibie

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Rabu, 06 Jul 2022 20:30 WIB
Sosok BJ Habibie dan Sederet Fakta Soal Bapak Pesawat
Foto: Instagram @b.jhabibie
Jakarta -

BJ Habibie merupakan presiden ketiga Republik Indonesia yang diangkat setelah Presiden Soeharto mundur. Beliau dikenal juga sebagai bapak teknologi Indonesia karena berhasil mencatatkan banyak hak paten di bidang teknologi.

Dalam pemerintahan Indonesia, karier BJ Habibie dimulai saat pemerintahan presiden Soeharto. Ia diminta kembali dari Jerman lalu menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi sejak tahun 1978 sampai Maret 1998.

Saat krisis 1998, Soeharto mundur dan menetapkan BJ Habibie sebagai Presiden ke-3 Indonesia dari 1 Mei 1998 - 20 Oktober 1999. Habibie menjabat sebagai Wakil Presiden ke-7 sejak 14 Maret 1998 hingga 21 Mei 1998 dalam Kabinet Pembangunan VII di bawah Soeharto.

Sebelum pulang ke Indonesia, Habibie telah lebih dulu berkarier di Jerman. Diketahui sang mantan presiden tersebut sempat bekerja di berbagai perusahaan penerbangan dan konstruksi pesawat di Jerman setelah menikah dengan sang istri, Hasri Ainun Besari.

BJ Habibie sempat merancang proyek pesawat CN-235 bersama para insinyur dari perusahaan Spanyol, CASA, yang prototipenya berhasil mengudara pada akhir 1983. Dengan kecerdasan dan pengalamannya, sosok BJ Habibie akhirnya berhasil membuat pesawat pertama Indonesia, yakni N250 Gatotkaca, pada 1995.

Bersama timnya dari Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN), BJ Habibie merancang pesawat baling-baling dengan daya angkut sekitar 50 penumpang dan bisa diperbesar hingga 70 penumpang bernama N-250 Gatot Kaca.

Lantas berapa harta kekayaan yang sempat dimilikinya?

Berdasarkan catatan detikcom, tak banyak terungkap berapa harta kekayaan BJ Habibie, namun sebuah media cetak Asia Far Eastern Economic Review pernah melansir harta BJ Habibie mencapai US$ 60 juta.

Asia Far Eastern Economic Review merupakan media bisnis berbahasa Inggris terbesar di Asia yang bermarkas di Hong Kong.

Harta BJ Habibie dipupuk dari hak keyaan intelektual atas sejumlah penemuan di bidang teknologi dan sejumlah bisnis di bidang teknologi.

Melansir Globe Asia, anak BJ Habibie yakni Ilham Habibie dan Thareq Habibie Ilthabi Rekatama tercatat memiliki kekayaan US$ 250 juta yang bersumber dari sejumlah perusahaan teknologi milik keluarga Habibie.

Habibie sendiri kemudian berpulang pada 11 September 2019 akibat penyakit yang dideritanya. Lantas harta apa saya yang ditinggalkannya?

Melansir dari CNBC Indonesia, berikut sejumlah harta peninggalan Habibie:

1. Rumah mewah BJ Habibie

Habibie tinggal di pusat Jakarta yakni Patra, Kuningan, Jakarta Selatan. Rumah ini kabarnya telah ditempati ketika Habibie sebagai Dirut Pertamina tahun 1975. Di tempat tinggal tersebut terdapat lukisan Habibie dan Ainun yang sedang berboncengan di sepeda. Lukisan itu bertulisan "Cinta Tanpa Batas". Awalnya ini hanyalah tempat tinggal dinas. Tetapi Habibie terlanjur menyayangi tempat tinggal ini dan mencicilnya.

2. Koleksi mobil

Habibie memiliki garasi khusus untuk hobinya, koleksi mobil klasik. Ada mobil klasik yang sangat langka di pasaran, Mercedes Benz 300SL Gullwing yang diproduksi sekitar tahun 1954 hingga 1957. Mobil ini dirancang sebagai kebutuhan khusus oleh Maximilian Hoffman, importir mobil Eropa di Amerika Serikat. Selain itu, masih banyak mobil Mercy lainnya di Habibi. Ada Tiger, S600 dan sebagainya.

3. Koleksi moge

Tidak hanya mobil, motor besar juga bisa ditemui di garasi Habibie. Koleksi motor tersebut juga terungkap dalam video yang diunggah Kevin Hendrawan. Salah satunya adalah Harley-Davidson Bad Boy 1.340 cc. Mesin ini tidak terlalu menarik bagi konsumen. Harganya sendiri sekitar US$ 11.000 yang setara dengan versi 1996 seharga Rp 153 juta.

4. Gedung tertinggi di RI

PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL) adalah megaproyek berbentuk gedung bernama PolluxHabibie Internasional. Proyek ini telah dilaksanakan sejak tahun 2016. Bangunan itu dikatakan dimiliki oleh POLL dan keluarga Habibie. Keluarga Habibie memiliki 49% saham, sedangkan POLL memiliki 51% bangunan. Bukan mayoritas, tapi cukup besar. Nilai investasi mega proyek ini disebut-sebut mencapai 14 triliun rupiah.

5. Perusahaan asuransi

Perusahaan keluarga Habibie menguasai 5,22% saham PT. Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI). Saham MTWI saat ini ada di level Rp 145 per saham.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT