ADVERTISEMENT

RI Berangkatkan 207 Pekerja Migran ke Korea Selatan

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Kamis, 07 Jul 2022 07:23 WIB
Kepala BP2MI, Benny Rhamdani berserta staf memberikan pemaparan Penanganan Kepulangan PMI Jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H di Kantor BP2MI Jakarta, Selasa (26/4/2022). Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memperkirakan 12.134 pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di luar negeri yang akan kembali ke tanah air jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H.
Kepala BP2MI, Benny Rhamdani/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Sebanyak 207 Pekerja Migran Indonesia (PMI) diberangkatkan ke Korea Selatan oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengatakan PMI yang akan diberangkatkan ke luar negeri diberikan edukasi terlebih dahulu.

"Saya sengaja melakukan glorifikasi terkait segala kegiatan PMI, maupun edukasi terhadap PMI," ujar Benny dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (7/7/2022).

Pelepasan ratusan PMI ke Korea Selatan juga dihadiri Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiade Laka Lena. Benny mengajak kerja lintas kelembagaan dioptimalkan.

"Atas kesadaran kolektif tentang perubahan, saya yakin kemajuan untuk pelindungan dan penempatan PMI berjalan dengan baik. Perubahan mindset ini penting. Aktifkan kerja lintas kelembagaan. Bahkan, BP2MI sangat berharap dan memohon DPR RI memberi support penuh. Terlebih untuk Komisi IX DPR RI. Semoga Pak Melky terus konsisten bersama kita semua. Demi PMI, dan demi Indonesia," tutur Benny.

Menurut Melky, Komisi IX DPR RI tak mungkin menutup mata dengan terobosan BP2MI.

"Luar biasa, kegiatan ini sangat sukses. Saya kagum, dan memberi apresiasi atas kerja-kerja Kepala BP2MI. Pak Benny memang punya spirit luar biasa dalam berpidato, beliau juga bekerja revolusioner. Ini menjadi perhatian kami Komisi IX DPR RI. Tak bisa diingkari bahwa mengurus PMI, melakukan pengawasan juga tugas kami. Kami selalu memberi dukungan untuk BP2MI," tutur Melky.

Melky menilai BP2MI melakukan berbagai terobosan terkait PMI. Pihaknya menyebut soal anggaran BP2MI.

"Inovasi dan kerja keras ditunjukkan BP2MI. Saya terkadang ada rasa tidak enak sama Pak Benny. Bagaimana tidak, Lembaga sebesar BP2MI yang hanya mendapatkan anggaran 300-an miliar. Sangat kecil. Tapi, Kegiatan sangat banyak, tepat sasaran. Ya, jauh dari yang diharapkan. Dengan kegiatan-kegiatan sosialisasi, literasi, dan pembebasan biaya yang dilakukan. Harusnya lebih besar anggarannya. Maka atas keterbatasan ini, kami siap memperjuangkan sehingga ke depan BP2MI harus ada penambahan anggaran," tutur Melky menutup.

Untuk diketahui kegiatan ini dihadiri Deputi, Gatot Hermawan, Direktur Dwi Anto, Direktur Yana, Direktur Devril, Direktur Mokoram, serta Kepala Biro Hukum dan Humas. Para PMI yang akan diberangkatkan juga diberi kesempatan melalui perwakilannya untuk menyapa orangtua mereka secara virtual. Kegiatan pelepasan PMI juga dihadiri Kepala-Kepala UPT BP2MI seluruh Indonesia, baik secara luring maupun daring.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT