PLTGU Tanjung Priok dan Muara Karang Kembali Normal
Jumat, 16 Jun 2006 15:31 WIB
Jakarta - Setelah hampir sebulan yakni sejak 19 Mei 2006 mengalami gangguan pasokan gas, PLTGU Muara Karang dan Tanjung Priok akhirnya bisa kembali beroperasi normal.Listrik Jawa-Bali pun makin aman karena cadangan listrik mencapai hingga 1.100 megawatt (MW).Pasokan gas untuk PLTGU Muara Karang dan Tanjung Priok dari BP West Java kembali lancar sejak Senin lalu 12 Juni 2006.BP West Java berhasil memperbaiki kerusakan pipa di laut Jawa lebih cepat dari yang ditargetkan dan kembali mengaliri gas sebesar 235 mmscfd."Pipa BP West Java sudah bisa diperbaiki sejak minggu lalu 11 Juni 2006, saat ini kedua pembangkit sudah beroperasi normal," kata Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PLN, Djuanda Nugraha Ibrahim dalam jumpa pers di Kantor PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (16/6/2006).Sementara Direktur Tranmisi dan Distribusi PLN, Herman Darnel Ibrahim mengatakan, saat ini pasokan listrik Jawa-Bali mempunyai cadangan cukup besar sekitar 1.100 MW. Sedangkan total kebutuhan listrik saat beban puncak mencapai 14.300 MW.Amannya pasokan listrik Jawa-Bali ini, selain telah beroperasinya kembali kedua PLTGU, juga karena normalnya Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) di Pedan Klaten.Mengenai kompensasi dari BP West Java atas terganggunya pasokan gas kedua PLTGU, menurut Djuanda, saat ini divisi hukum dua perusahaan berencana akan melakukan pertemuan. Namun Djuanda belum bisa memastikan, apakah PLN akan mendapat kompensasi atau tidak.
(ir/)











































