ADVERTISEMENT

Mau Buka Franchise Makanan dan Minuman Asing? Cek di Sini

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 16 Jul 2022 16:00 WIB
Businessman hand choose wooden blog with franchise marketing store icons for concept of business growth and branch expansion.
Foto: Getty Images/iStockphoto/eakrin rasadonyindee
Jakarta -

International F&B Growth Conference (IFGC) Indonesia 2022, pameran waralaba (franchise) dan jaringan food and beverage (F&B) telah dibuka. Acara yang digelar di Pullman Jakarta Central Park, menghadirkan 46 brand F&B internasional dari Singapura, Amerika Serikat (AS), Malaysia, Vietnam, dan Indonesia.

IFGC Indonesia 2022 menjadi platform bagi pelaku usaha dan investor menggali dari brand kuliner internasional untuk mengembangkan bisnis dan peluang waralaba F&B baru yang sangat menjanjikan di pasar kuliner Indonesia.

Beberapa brand F&B yang hadir mulai dari Pin Wei Chee Cheong Fun, Beach Road Scissor-Cut Curry Rice, dan Kim's Place, sebuah restoran yang berspesialisasi dalam Kepiting Lada Hitam dengan beberapa gerai restoran di Singapura dan waralaba yang sukses didirikan di Dubai, Uni Emirat Arab.

Kemudian ada Nasi Ayam Hainan Tiong Bahru, Nasi Ayam, favorit konsumen di sejumlah negara yang telah dianugerahi Michelin Bib Gourmand sejak 2016, saat ini memiliki beberapa gerai dan waralaba di Singapura, Australia, dan Filipina.



One of the co-founders of Simple Group Mr. Ishaan Poddar menjelaskan, IFGC diadakan di Indonesia mengingat prospek ekonomi makro negara yang kuat dan lanskap konsumen yang menguntungkan kedua negara.

"Kami menyatukan stakeholder F&B di berbagai negara dalam satu platform untuk membantu pemilik brand memahami dinamika pasar dan mengidentifikasi mitra yang tepat untuk diajak bekerja sama dalam perjalanan go internasional mereka, apakah itu operator untuk terlibat dalam waralaba/usaha patungan dengan atau pemasok bahan baku untuk mengirimkan bahan-bahan terbaik untuk menjaga kualitas makanan," jelasnya.

"Kami berusaha untuk dapat menciptakan ekosistem serupa di berbagai wilayah dan industri yang berbeda dan menjadi pendukung bagi perusahaan untuk meningkatkan skala bisnis mereka dengan melengkapi mereka dengan sumber daya dan teknologi yang dibutuhkan untuk sukses," sambung Ihsaan.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT