ADVERTISEMENT

Ini Rencana Pembangunan IKN Nusantara, Istana Wapres Dibangun Duluan

Ilyas Fadilah - detikFinance
Senin, 18 Jul 2022 12:46 WIB
Pekerja menyelesaikan pembuatan prasasti bergambar peta Indonesia di titik nol kilometer Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (19/4/2022). Prasasti tersebut dibangun di atas tanah dan air dari 34 provinsi di Indonesia yang telah disatukan. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/wsj.
Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Jakarta -

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti memaparkan rentang waktu pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, setelah pihaknya menyerahkan hadiah kepada pemenang sayembara desain. Menurut Diana, pengembangan lahan di IKN akan dilakukan bulan ini.

Kawasan di titik nol IKN Nusantara sudah ditutup mulai Jumat, 1 Juli 2022. Penutupan ini untuk persiapan pembangunan di wilayah tersebut.

"Jadi bulan ini lah kita akan mulai land development-nya. Ya jadi kalau dibangun harus ditutup," kata Diana di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Senin (18/7/2022).

Untuk rentang waktu pembangunan IKN, Diana akan memprioritaskan kompleks Istana Wakil Presiden dengan menggabungkan antara dua pemenang, yaitu Huma Betang Umai dan Istana Kerakyatan. Hal tersebut juga dilakukan untuk kompleks legislatif dan peribadatan, di mana masing-masing desain tidak memiliki satu pemenang tunggal.

Kompleks peribadatan dimenangkan oleh tiga karya, yaitu Akur Rukun, Cahaya Batang Haring Nusantara, dan Humanity Beyond Religion. Sementara kompleks legislatif dimenangkan oleh Sasana Swara Nusantara dan Rajut Swara Indonesia, dan juara ketiga Lingkar Demokrasi.

Diana menjelaskan butuh waktu satu hingga dua bulan untuk mengambil keputusan. Pelelangan sendiri akan dilakukan bersama-sama.

"Kalo untuk bangunan-bangunan yang sudah kita bangun memang baru istana yang sudah kita lelangkan. untuk yang sayembara ini, yang akan kami prioritaskan istana wapres terlebih dahulu," ujarnya.

Terkait besaran dana yang dibutuhkan, Diana belum bisa memastikan. Menurutnya perkiraan perhitungan baru bisa dilakukan setelah pengumuman lelang.

Diana menambahkan, pembangunan IKN juga memperhatikan aspek estetika infrastruktur. Pembangunan IKN tidak hanya membangun beton, namun juga ada unsur tanaman lainnya.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT