ADVERTISEMENT

H&M Cabut dari Rusia!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 18 Jul 2022 21:45 WIB
Diskon hm
Foto: Rahmi Anjani/ Wolipop
Jakarta -

Ritel pakaian H&M mengumumkan akan meninggalkan Rusia. H&M akan membuka tokonya sementara untuk menjual sisa stok.

Dikutip dari BBC, Senin (18/7/2022), ritel terbesar kedua di dunia menyatakan tak mungkin melanjutkan bisnisnya di Rusia karena perang di Ukraina.

Keputusan itu diambil usai perusahaan Swedia itu menangguhkan semua penjualan pada bulan Maret. Tak lama ketika pasukan Rusia menginvasi Ukraina.

H&M diketahui memiliki lebih dari 150 toko dan sekitar 6.000 staf di Rusia. Meski demikian, H&M belum memberikan informasi detil kapan akan meninggalkan Rusia.

"Setelah mempertimbangkan dengan cermat, kami melihatnya tidak mungkin mengingat situasi saat ini untuk melanjutkan bisnis kami di Rusia," kata kepala eksekutif Helena Helmersson.

"Kami sangat sedih tentang dampak ini pada rekan-rekan kami dan sangat berterima kasih atas semua kerja keras dan dedikasi mereka. Selanjutnya, kami ingin berterima kasih kepada pelanggan kami atas dukungan mereka selama ini," sambungnya.

Sebelum menangguhkan penjualan, Rusia adalah pasar terbesar keenam H&M. Rusia menyumbang sekitar 4% dari penjualan grup pada kuartal keempat 2021.

Cabutnya H&M dari Rusia diperkirakan akan menelan biaya 2 miliar krona Swedia (£ 160 juta) atau sekitar Rp 2,8 triliun.

(acd/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT