Senangnya Sri Mulyani Setoran Pajak Bakal Tembus Target

ADVERTISEMENT

Senangnya Sri Mulyani Setoran Pajak Bakal Tembus Target

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 19 Jul 2022 22:25 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Foto: Agung Pambudhy: Menkeu Sri Mulyani Indrawati
Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati optimistis penerimaan pajak 2022 bisa tembus target. Faktor pendukung penerimaan pajak tahun ini adalah lonjakan harga komoditas tambang hingga perkebunan.

Selain itu upaya reformasi perpajakan turut memberi andil dalam meningkatkan penerimaan pajak

"Dengan dukungan stakeholder dan jajaran pajak sendiri Insya Allah tahun ini akan melewati target lagi, jadi kita nggak jumawa. Artinya tahun lalu capai target, tahun ini kemungkinan melewati target, itu jadi modal kita dalam hadapi gejolak saat ini," ujar Sri Mulyani dalam acara perayaan Hari Pajak, Selasa (19/7/2022).

Sri Mulyani menambahkan, selain pegawai pajak, para pengusaha juga berperan dalam mendorong peningkatan penerimaan pajak. Termasuk lembaga lainnya dengan kontribusinya masing-masing

"Kita nggak mungkin membangun perpajakan yang baik tanpa dukungan para stakeholder. baik yang mewakili pengusaha, lembaga internasional dan para stakeholder, OJK, PPATK, semua berikan kontribusi penting," kata Sri Mulyani.

Sebelumnya, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan penerimaan perpajakan 2022 diperkirakan tembus Rp 1.784 triliun atau tumbuh 15,3%. Prediksi tersebut melampaui target penerimaan perpajakan dalam APBN 2022 sebesar Rp 1.510 triliun.

Mengutip Antara, perkiraan penerimaan perpajakan Rp 1.784 triliun itu meliputi penerimaan bea dan cukai sebesar Rp 299 triliun yang lebih tinggi dari target dalam APBN sebesar Rp 245 triliun.

Kemudian mencakup penerimaan pajak sebesar Rp1.485 triliun yang lebih tinggi dari target APBN sebesar Rp1.265 triliun.

"Outlook 2022 sebesar 15,3% persen ini kita berikan keputusan sangat strategis dan tetap dalam kondisi mitigasi yang kami hadapi," ujar Febrio dalam rapat Badan Anggaran DPR, Senin (13/6/2022).

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT