ADVERTISEMENT

Waswas PMK di RI Ganggu Ekonomi, Selandia Baru Perketat Perbatasan

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 25 Jul 2022 15:48 WIB
YOGYAKARTA, INDONESIA - JULY 22: A worker treats a cow infected with foot and mouth disease at a cattle farm on July 22, 2022 in Yogyakarta, Indonesia. Indonesia is battling an outbreak of foot and mouth disease, a highly-contagious disease that affects hooved animals such as cows and pigs and threatens to devastate the livestock industry if not erradicated. (Photo by Ulet Ifansasti/Getty Images)
Ilustrasi/Foto: Getty Images/Ulet Ifansasti
Jakarta -

Pemerintah Selandia Baru meningkatkan langkah-langkah pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan yang terjadi di Indonesia masuk ke negaranya. Hal itu dilakukan karena belum lama ini penyakit tersebut telah menyebar ke wilayah Bali.

Adapun upaya pencegahan yang dilakukan oleh Menteri Biosekuriti dan Pertanian Damien O'Connor yakni memperketat jalur pembatasan untuk beberapa pekan.

"Dengan PMK yang baru-baru ini ditemukan di Bali, kami telah mengambil langkah nyata untuk meningkatkan pekerjaan kami di perbatasan dalam beberapa pekan terakhir termasuk kampanye kesadaran publik," kata O'Connor, dikutip dari Reuters, Senin (25/7/2022).

O'Connor menambahkan pengetatan dalam jalur perbatasan itu dilakukan untuk melindungi laju ekonomi Selandia Baru. Virus itu dikhawatirkan, berdampak pada ekspor utama, mulai produk susu, daging merah, dan babi selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.

"Saya meminta semua orang untuk waspada dalam memainkan peran mereka untuk melindungi keamanan ekonomi Selandia Baru," lanjutnya.

Penyakit mulut dan kuku adalah virus yang sangat menular yang menyerang hewan berkuku terbelah. Meski begitu, Biosecurity Selandia Baru minggu ini memperkenalkan alas kaki dengan bahan kimia desinfektan untuk kedatangan warganya dari Indonesia untuk memastikan alas kaki bersih dari virus.

Warga Selandia Baru juga telah diperingatkan dan diedukasi soal PMK. Edukasi ini disampaikan jika masyarakatnya hendak pergi berwisata ke Bali.

(eds/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT