ADVERTISEMENT

Bos Smackdown Vince McMahon Kegep Nyogok Rp 219 M

Ilyas Fadilah - detikFinance
Selasa, 26 Jul 2022 09:02 WIB
Vince McMahon
Foto: Dok. Forbes
Jakarta -

Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) dan jaksa federal melakukan penyelidikan terkait pembayaran yang dilakukan CEO World Wrestling Entertainment (WWE) Vince McMahon. Menurut laporan World Wrestling Entertainment, McMahon diduga ingin menyelesaikan tuduhan pelanggaran seksual.

Melansir dari CNBC, Selasa (26/7/2022), WWE mengungkap pengeluaran sebesar US$ 14,6 juta atau Rp 219 miliar (kurs Rp 15.000) yang tidak tercatat. Pengeluaran itu dibayarkan secara pribadi oleh McMahon

McMahon mengundurkan diri dari jabatannya pada hari Jumat. WWE mengisyaratkan bahwa tuduhan pelanggaran telah ditinjau secara independen oleh dewan direksi, dan diselidiki entitas lain.

Menurut The Wall Street Journal, penyelidikan federal terhadap McMahon ini mempercepat pengunduran dirinya dari perusahaan. McMahon, yang kini berusia 76 tahun ini merupakan pemegang saham terbesar di WWE dengan total sekitar 32% saham.

Sebagai informasi, McMahon diduga membayar hampir US$ 15 juta kepada sejumlah wanita sejak 2006. Hal tersebut dilakukan sebagai uang tutup mulut atas kasus perselingkuhan dan pelanggaran lainnya.

WWE sendiri mengatakan ada pengeluaran yang tidak tercatat dalam laporan perusahaan sejak 2019 - 2021, dan kuartal pertama tahun ini. Hal ini terungkap saat mereka melaporkan pendapatan untuk kuartal kedua.

Perusahaan direncanakan akan memberikan laporan tambahan pada 9 Agustus. Namun, revisi kemungkinan membuat hal ini tertunda.

Saham WWE naik lebih dari 8% dan mencapai level tertingginya dalam 52 minggu di hari Senin. Investor lebih optimis akan potensi penjualan dalam perusahaan gulat hiburan tersebut. Selama tahun ini, saham WWE naik 45%, melampaui S&P 500 yang turun lebih dari 16% pada 2022.



Simak Video "Fakta-fakta Gaya 'Smackdown' Polisi Bubarkan Demo Mahasiswa di Tangerang"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT