Peringkat Penjualan Mobil RI di ASEAN Merosot
Selasa, 20 Jun 2006 14:08 WIB
Jakarta - Pasar mobil Indonesia yang keok sejak awal tahun 2006, membuat peringkat penjualan mobil Indonesia di tingkat ASEAN ikut merosot.Peringkat Indonesia yang semula bertahan di nomor dua setelah Thailand, kini disalip oleh tetangga seberang, Malaysia. Indonesia pun harus puas duduk di peringkat ketiga.Demikian diungkapkan Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Bambang Trisulo, dalam jumpa pers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (20/6/2006).Jumpa pers ini mengenai rencana pagelaran Indonesia International Motor Show the 14th yang akan dilakukan pada 21-30 Juli mendatang."Tahun lalu kita bisa menjual diatas 500 ribu unit sehingga Indonesia di peringkat kedua, namun kini Gaikindo menurunkan targetnya sekitar Rp 320-350 ribu unit sampai akhir tahun," ujarnya.Ini berarti, ungkap Bambang, penjualan mobil Indonesia berada di bawah Malaysia yang diperkirakan mencatat penjualan tahun ini di atas 500 ribu unit. Sedangkan penjualan mobil Thailand tahun ini diperkirakan sebesar 700 ribu unit."Target kami yang semula 400-500 ribu unit itu karena kita perkirakan pada bulan April dan Mei ada kenaikan. Namun yang terjadi hingga akhir Mei penjualan baru 150 ribu unit dengan penjualan tertinggi pada bulan Mei 25 ribu unit," papar Bambang.Lesunya pasar mobil dalam negeri juga memberikan dampak terhadap penutupan tiga pabrik mobil, seperti pabrik Timor. Kapasitas produksi yang seharusnya 800 ribu unit kini hanya tinggal 320 ribu unit.Untuk semester II-2006, Gaikindo memperkirakan kenaikan penjualan hanya untuk jenis mobil kecil dan multi purpose vehicle (MPV). Sedangkan penjualan mobil mewah diprediksi tidak akan mengalami kenaikan.
(ir/)











































