ADVERTISEMENT

Profil Perusahaan Katering Garuda yang Dikabarkan PHK Ratusan Karyawan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 26 Jul 2022 17:27 WIB
Ilustrasi PHK
Foto: Ilustrasi PHK (Tim Infografis: Zaki Alfarabi)
Jakarta -

PT Aerofood Indonesia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 152 karyawan. Pengurangan karyawan ini terungkap dari surat penolakan PHK dari Serikat Karyawan Sejahtera ACS yang ditujukan kepada Direktur Utama Aerofood Indonesia I Wayan Susena.

Aerofood Indonesia merupakan lini bisnis dari PT Aero Wisata yang merupakan anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero). Dengan demikian, bisa dibilang Aerofood ialah cucu dari Garuda.

Dikutip dari laman Aero Wisata, Selasa (26/7/2022), Aerofood Indonesia memakai brand Aerofood ACS yang memberikan layanan makanan penerbangan Indonesia. Ruang lingkup bisnis Aerofood meliputi in-flight catering service, in-flight logistic, industrial service dan commercial service.

"Dengan bantuan 6.000 pegawai di Indonesia yang sudah terlatih untuk memenuhi kebutuhan layanan katering industri dan penerbangan, Aerofood ACS siap menghadapi berbagai tantangan selanjutnya. Kami berhasil meraih target pertumbuhan bisnis selama bertahun-tahun dengan pencapaian sebesar 150 juta dolar (ekuivalen Rp 2,25 triliun)," bunyi keterangan di laman tersebut.

Dalam layanan in-flight catering service, Aerofood menyediakan sekitar 80.000 set makanan per hari kepada para penumpang untuk segala jenis penerbangan baik dalam dan luar negeri, mulai dari ATR, Boeing, dan Airbus. Aerofood menyatakan telah melayani lebih dari 40 perusahaan komersial.

Lalu untuk layanan in-flight logistic, Aerofood memiliki konsep In-flight Service Total Solution (ISTS). Pihaknya memberikan layanan mulai dari pemeliharaan perlengkapan makanan, pelayanan kabin, hingga suplai bahan-bahan kering, minuman, dan distribusi bahan bacaan pesawat.

"Sejak diresmikan pada 2009, kini ISTS telah berkembang menjadi sebuah unit bisnis yang mampu beroperasi berkat tim manajemen, pembelian, dan distribusi, serta adanya kepemilikan gudang sendiri," lanjutnya.

Berikutnya, pada industrial service, Aerofood menghadirkan katering premium guna melayani bisnis pada industri minyak, gas, dan pertambangan, katering lokal hingga rumah sakit.

"Commercial services menyediakan beberapa pelayanan untuk cakupan yang lebih luas. Layanan tersebut adalah premium banquet, Commercial Lounge, Sales on Board, F&B retail, and Commercial Laundry," bunyi keterangan pada laman tersebut lingkup bisnis commercial service.



Simak Video "Detik-detik Pesawat Garuda Alami Turbulensi Hingga Penumpang Teriak Histeris"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT