ADVERTISEMENT

10 Negara Pemberi Utang Terbesar ke RI, China Nomor 1?

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 28 Jul 2022 16:47 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
10 Negara Pemberi Utang Terbesar ke RI, China Nomor 1? Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir April 2022 tercatat sebesar US$ 409,5 miliar. Nilai tersebut turun dibandingkan dengan posisi ULN pada bulan sebelumnya sebesar US$ 412,1 miliar.

Berdasarkan catatan BI, perkembangan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan posisi ULN sektor publik (Pemerintah dan Bank Sentral).

Diketahui bahwa posisi ULN Pemerintah pada April 2022 tercatat sebesar US$ 190,5 miliar. Angka tersebut terbilang turun dibandingkan dengan posisi ULN pada bulan sebelumnya yang mencapai US$ 196,2 miliar.

Penurunan ULN Pemerintah terjadi akibat beberapa seri Surat Berharga Negara (SBN) yang jatuh tempo di bulan April 2022 dan adanya pergeseran penempatan dana oleh investor nonresiden sejalan dengan masih tingginya ketidakpastian di pasar keuangan global.

Secara keseluruhan, komponen pinjaman juga mengalami penurunan secara neto, seiring pelunasan pinjaman yang lebih tinggi dibanding penarikan pinjaman dalam mendukung pembiayaan program dan proyek prioritas.

Adapun penarikan ULN pemerintah yang dilakukan di bulan April 2022 tetap diarahkan pada pembiayaan sektor produktif dan diupayakan terus mendorong akselerasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), serta dukungan ULN Pemerintah dalam memenuhi pembiayaan sektor produktif dan kebutuhan belanja prioritas negara.

Namun di sisi lain, posisi ULN swasta tumbuh sedikit meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Posisi ULN swasta pada April 2022 tercatat sebesar 210,2 miliar dolar AS, tumbuh rendah sebesar 0,03% (yoy), setelah mengalami kontraksi 1,6% (yoy) pada bulan sebelumnya.

Kendati demikian, ULN Indonesia pada bulan April 2022 dirasa tetap terkendali. Hal ini tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang tetap terjaga di kisaran 32,5%.

Diketahui bahwa angka tersebut telag mengalami penurunan dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya sebesar 33,8%. Selain itu, struktur ULN Indonesia juga dirasa tetap sehat, ditunjukkan oleh ULN Indonesia yang tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang dengan pangsa mencapai 87,5% dari total ULN.

Lantas dari negara mana saja Indonesia berutang?

Daftar 10 negara pemberi utang terbesar kepada Indonesia per April 2022

1. Singapura sebesar US$ 60,9 miliar
2. Amerika Serikat sebesar US$ 34,8 miliar
3. Jepang sebesar US$ 25,2 miliar
4. China sebesar US$ 21,9 miliar
5. Hong Kong sebesar US$ 17,2 miliar
6. Korea Selatan sebesar US$ 6,2 miliar
7. Belanda sebesar US$ 5,2 miliar
8. Jerman sebesar US$ 5,1 miliar
9. Perancis sebesar US$ 3,8 miliar
10. Inggris sebesar US$ 3,8 miliar

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT