ADVERTISEMENT

Bye Reseller! Pemerintah Borong Laptop ke Produsen, Ada yang Cuma Rp 5,5 Juta

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 29 Jul 2022 16:15 WIB
ilustrasi komputer
Bye Reseller! Pemerintah Borong Laptop ke Produsen, Ada yang Cuma Rp 5,5 Juta/Foto: unsplash
Jakarta -

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) melakukan konsolidasi pengadaan laptop dalam negeri. Konsolidasi ini membuat harga laptop yang dibeli pemerintah menjadi lebih murah dan menghemat Rp 1,8 triliun.

Kepala LKPP Abdullah Azwar Anas mengatakan, dalam konsolidasi ini telah didapatkan angka Rp 3,41 triliun untuk laptop TIK dan media pendidikan DAK Fisik Pendidikan 2022. Lalu, untuk laptop administrasi perkantoran Rp 2,92 triliun.

Untuk harga tayang di e-katalog mulanya Rp 7,1 juta pada TIK dan media pendidikan, setelah konsolidasi menjadi Rp 5,55 juta atau mengalami efisiensi 27,9%.

Hal yang sama terjadi untuk laptop administrasi perkantoran di mana mulanya harga tayang di e-katalog Rp 15,3 juta kemudian menjadi Rp 11,8 juta setelah konsolidasi atau turun 29,7%.

"Kalau selama ini belanjanya satu-satu langsung lewat penyedia ternyata kita tidak mendapatkan diskon yang cukup signifikan. Setelah mendapat izin dan diskusi bersama, maka konsolidasi ini kita kerjakan atas saran Bapak Presiden maka kita langsung ke produsen tidak lagi ke reseller," katanya dalam konferensi pers, Jumat (29/7/2022).

"Sehingga dengan demikian kita mendapatkan efisiensi total kurang lebih Rp 1,8 triliun," tambanya.

Dia mengatakan, konsolidasi ini baru pada laptop. Ia meyakini anggaran pemerintah bisa dihemat lebih banyak jika konsolidasi juga dilakukan untuk pengadaan barang lain.

"Di alkes tentu ini akan sangat besar sekali yang kita lakukan penghematan. Begitu juga mungkin di alat pertanian dan juga sektor-sektor lain dengan jumlah tidak lagi dengan penyedia saja tapi langsung ke produsen," terangnya.

(acd/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT